bisnis

Abu Dhabi akan lakoni lima IPO tahun depan senilai US$ 5 miliar

Pada 2012, Abu Dhabi melakukan IPO atas 13 perusahaan berpelat merah dan menghasilkan dana US$ 4,49 miliar.

21 September 2017 19:45

Abu Dhabi berharap melakoni IPO (penjualan saham perdana) atas lima perusahaan negara senilai US$ 5 miliar tahun depan.

Sejumlah sumber di pemerintahan dan perbankan mengungkapkan perusahaan-perusahaan pelat merah bakal menjalni IPO itu termasuk unit distribusi bahan bakar milik Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), produsen aluminium EGA, konglomerasi Senaat, dan Abu Dhabi Ports.

Beberapa bankir telah ditunjuk buat mempersiapkanIPO Abu Dhabi Ports, namun belum ada keputusan.

IPO terhadap sejumlah perusahaan negara itu diperkirakan bisa meraup dana paling tidak US$ 5 miliar.

Pada 2012, Abu Dhabi melakukan IPO atas 13 perusahaan berpelat merah dan menghasilkan dana US$ 4,49 miliar.

Seorang sumber dekat dengan pemerintah bilang perusahaan-perusahaan negara di Abu Dhabi telah diminta untuk mengatur anggaran secara efisien dan mengontrol pengeluaran, serta diharapkan mencari dana segar sendiri untuk memperluas usaha sehingga tidak mengandalkan pemerintah lagi.  

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR