bisnis

Pangeran Al-Walid jual sahamnya di Four Seasons Langkawi seharga US$ 90 juta

Pangeran Al-Walid pekan lalu bilang akan membeli setengah dari saham Credit Agricole di Banque Saudi Fransi seharga US$ 1,54 miliar.

21 September 2017 20:09

Kingdom Holding Company (KHC), perusahaan investasi kepunyaan Pangeran Al-Walid bin Talal, telah menjual 90 persen sahamnya di the Four Seasons Resort Langkawi, Malaysia.

KHC mengumumkan saham miliknya dijual seharga US$ 90 juta kepada Leisure Ventures Pte Ltd, anak usaha Hotel Properties Limited terdaftar di Bursa Saham Singapura.

"Transaksi ini menandai sukses lain dari strategi realisasi nilai KHC dari pertumbuhan pasar investasi," kata Pangeran Al-Walid. Keponakan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini menambahkan KHC tetap menjadi pemegang saham di the Four Seasons Resort Langkawi melalui saham ada di perusahaan manajemen hotel tersebut.

Berkantor pusat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, KHC juga mempunyai saham di Hotel George V di Paris, Hotel Plaza (New York), dan Hotel Savoy (London). KHC memiliki pula saham di jaringan hotel internasional, termasuk the Four Seasons, Fairmont Raffles, Movenpick, Swissotel, dan Accr.

Pangeran Al-Walid pekan lalu bilang akan membeli setengah dari saham Credit Agricole di Banque Saudi Fransi seharga US$ 1,54 miliar.

Konglomerat asal Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal. (Arab News)

Pangeran Al-Walid cari pinjaman sebesar Rp 13 triliun

Konglomerat ritel fesyen, Fawaz Abdul Aziz al-Hokair - dibebaskan bareng Pangeran Al-Walid - juga mencari pinjaman senilai Rp 29,3 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid jual sahamnya di Hotel Four Seasons Damaskus

Pangeran Al-Walid menjual sahamnya di Hotel Fur Seasons Beirut senilai Rp 1,4-1,6 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal di ruang kerjanya di gedung Kingdom Tower, Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Pangeran Al-Walid kembali bekerja setelah dibebaskan dari tahanan

Tidak diketahui berapa harga dibayar Pangeran Al-Walid untuk menebus kebebasannya.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Arab News)

Direktur keuangan di perusahaan milik Pangeran Al-Walid berhenti

Muhammad Fakhri sudah lima tahun bekerja di Kingdom Holding Company.





comments powered by Disqus