bisnis

Arab Saudi beri izin operasi bagi 50 perusahaan global

Dalam dua pekan mendatang akan ada enam perusahaan Amerika lagi diberi izin beroperasi di negara Kabah itu.

23 September 2017 12:54

Dalam sembilan bulan terakhir, Arab Saudi telah memberikan izin bagi 50 perusahaan internasional untuk beroperasi di negara Kabah itu.

Menteri Perdagangan dan Investasi Arab Saudi Majid al-Qusaibi menjelaskan dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya di selam Forum Bisnis Global di New York, Amerika Serikat, dari 50 perusahaan asing telah diberikan izin itu, termasuk 23 perusahaan asal Amerika, seperti produsen komputer Hewlett Packard dan pabrik pembuatan pesawat Boeing.

Dia menambahkan dalam dua pekan mendatang kementeriannya berencana memberi izin kepada enam perusahaan Amerika. Keenam perusahaan itu terdiri dari dua perusahaan teknologi, tiga perusahaan bergerak di sektor operasional dan pemeliharaan, serta satu perusahaan obat.

Sejak Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman tahun lalu meluncurkan Visi 2030, negara Dua Kota Suci ini mulai membuka perekonomiannya terhadap pihak asing. Investor asing mulai dibolehkan bertransaksi langsung di bursa saham dan mengundang pemodal luar negeri ikut dalam proyek privatisasi.

CEO MUbadala Petroleum Bakhit al-Katiri. (Arabian Business)

Mubadala Petroleum kuasai 20 persen saham di dua ladang gas di Indonesia

Mubadala Petroleum akan menjadi operator terbesar di Blok Andaman I dan Blok Andaman Selatan

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.





comments powered by Disqus