bisnis

Arab Saudi keluarkan dua ribu izin pertambangan senilai US$ 66 miliar

Wilayah barat Arab Saudi memiliki tiga ribu deposit mineral berharga.

11 Oktober 2017 11:34

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid bin Abdul Aziz al-Falih bilang pihaknya sudah mengeluarkan dua ribu izin pertambangan kepada sektor swasta di Saudi senilai US$ 66 miliar.

"Jumlah izin pertambangan sudah dikeluarkan kementerian sekitar dua ribu dan mencakup lahan seluas 70 ribu kilometer persegi," kata Falih dalam pertemuan dengan Menteri Sumber Daya Alam dan Lingkungan Rusia Sergey Donskoy dau pekan lalu. 

Falih menjelaskan pemerintah Arab Saudi berencana menjadikan industri di sektor mineral sebagai penyumbang terbesar ketiga bagi negara, setelah minyak dan petrokimia.

Dia menambahkan wilayah barat Arab Saudi memiliki tiga ribu deposit mineral berharga.

Maadin, perusahaan pertambangan asal Arab Saudi, telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan Rusia, PhosAgro, di sektor bahan bakar fosfat, gas, dan sulfur.

 

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait sahkan APBN dengan proyeksi defisit Rp 310 triliun

Cadangan devisa Kuwait saat ini berjumlah Rp 8.450 triliun.





comments powered by Disqus