bisnis

Sektor industri di UEA bernilai US$ 28 miliar

Terdapat lebih dari 6.300 pabrik tengah beroperasi di UEA.

12 Oktober 2017 13:10

Hingga akhir tahun lalu, terdapat lebih dari 6.300 pabrik tengah beroperasi di Uni Emirat Arab (UEA) senilai 103,1 miliar dirham (US$ 28 miliar). 

Abdullah as-Saleh, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri dan Industri Kementerian Perekonomian UEA, bilang 30 persen dari total pabrik beroperasi di negara itu bergerak di bidang makanan dan minuman. 

Kemudian diikuti industri mineral (24 persen), industri bahan baku non-logam (14,9 persen), industri produk minyak (6,6 persen), industri kimia (6,5 persen), dan industri produk logam (5,5 persen).

Abdullah menyampaikan penjelasan itu kemarin di sela Forum Bisnis UEA-Arab Saudi, digelar di Ibu Kota Abu Dhabi. 

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR