bisnis

Arab Saudi tidak akan berlakukan VAT atas sewa rumah dan layanan pemerintah

Arab Saudi dan UEA akan terapkan VAT mulai Januari tahun depan.

17 Oktober 2017 08:04

Arab Saudi tidak akan memberlakukan VAT (pajak pertambahan nilai) terhadap sewa rumah dan beragam layanan pemerintah.

Melalui akun Twitter resmi VAT Ahad lalu, pemerintah Arab Saudi sejumlah layanan pemerintah tidak akan dikenai VAT termasuk perpanjangan paspor dan surat izin mengemudi.

Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) bakal menjadi negara Arab Teluk pertama menerapkan VAT mulai Januari tahun depan.

Enam negara Arab Teluk - Arab Saudi, UEA, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman - telah bersepakat memberlakukan VAT sebesar lima persen mulai awal tahun depan.  

Sejak harga minyak mentah global melorot pada pertengahan 2014, negara-negara Arab Teluk mulai mencari sumber pendapatan alternatif di luar emas hitam itu.

CEO MUbadala Petroleum Bakhit al-Katiri. (Arabian Business)

Mubadala Petroleum kuasai 20 persen saham di dua ladang gas di Indonesia

Mubadala Petroleum akan menjadi operator terbesar di Blok Andaman I dan Blok Andaman Selatan

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.





comments powered by Disqus