bisnis

Maskapai Saudi memulai lagi penerbangan ke Irak setelah 27 tahun

Maskapai Saudi Arabian Airlines milik pemerintah direncanakan membuka rute ke Baghdad mulai hari ini.

19 Oktober 2017 11:26

Maskapai swasta asal Arab Saudi, Flynas, kemarin memulai penerbangan pertama ke Irak setelah 27 tahun. 

Maskapai ini membuka rute penerbangan dari Ibu Kota Riyadh menuju Ibu Kota Baghdad. 

"Penerbangan pertama kami lepas landas hari ini dari Riyadh ke Baghdad," kata Flynas dalam akun Twitter resminya. 

Tiket Flynas rute Riyadh-Baghdad itu termurah seharga US$ 7, di luar pajak. 

CEO Flynas Bandar al-Muhanna bilang pembukaan jalur Riyadh-Baghdad akan membantu menghubungkan dua negara bersahabat tersebut. Flynas, 34 persen sahamnya dimiliki Pangeran Al-Walid bin Talal, berencana membuka jalu penerbangan ke kota-kota besar di Irak.

Penerbangan Saudi-Irak dihentikan setelah pasukan Irak di masa rezim Presiden Saddam Husain, menginvasi Kuwait pada Agustus 1990. 

Hubungan Arab Saudi dan Irak membaik dalam beberapa bulan terakhir. Menteri Luar Negeri Saudi Adil al-Jubair Februari lalu bertemu Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi di Baghdad. 

Empat bulan kemudian, ulama Syiah berpengaruh asal Irak Muqtada Sadri melawat ke Arab Saudi. 

Maskapai Saudi Arabian Airlines milik pemerintah direncanakan membuka rute ke Baghdad mulai hari ini. 

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR