bisnis

Arab Saudi sebut IPO Aramco tetap dilakukan tahun depan

Aramco berencana melakukan IPO sebesar lima persen sahamnya, diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar.

19 Oktober 2017 17:52

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih Selasa lalu menegaskan rencana pelaksanaan IPO (penjualan saham perdana) Saudi Aramco akan tetap dijalankan tahun depan.

Dia bilang IPO Aramco itu bakal dilaksanakan di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul) dan buirsa internasional. "Ya, tentu saja rencana IPO itu berjalan sesuai harapan," kata Falih di sela konferensi Oil & Money berlangsung di Ibu Kota London, Inggris.

Namun dia menolak menjawab apakah para investor dari Cina memang benar ingin membeli saham Aramco sebelum IPO dilakoni.

Pernyataan Falih ini sekaligus membantah komentar sejumlah orang mengetahui rencana IPO Aramco, pekan lalu menyatakan IPO tersebut akan ditunda sampai paling cepat pada 2019.

Aramco berencana melakukan IPO sebesar lima persen sahamnya, diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar. IPO Aramco ini merupakan inti dari Visi Arab Saudi 2030, di mana negara Kabah itu ingin mencari sumber pendapatan negara di luar minyak.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Aramco batalkan rencana IPO

Pangeran Muhammad menjelaskan IPO itu tadinya direncanakan pada semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hampir pasti batal

Para pejabat Saudi mengatakan IPO dalam jumlah besar di New York, London, atau Hong Kong akan memicu risiko hukum terlalu banyak.





comments powered by Disqus