bisnis

CEO Aramco bilang investasi senilai US$ 1 triliun ditunda

Negara Kabah ini menyebutkan bakal menambah pemotongan produksi sampai 560 ribu barel sehari bulan depan.

25 Oktober 2017 07:38

CEO Saudi Aramco Amin Nasir kemarin bilang kurangnya investasi di sektor minyak bisa menyebabkan langkanya pasokan.

"Tidak banyak investasi digelontorkan di sektor energi...investasi senilai US$ 1 triliun telah ditunda atau dibatalkan lantaran rendahnya harga minyak beberapa tahun belakangan," kata Nasir dalam konferensi investasi internasional, dilangsungkan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi.

Dia menjelaskan dari rencana invetsasi US$ 1 triliun itu, sebanyak US$ 300 miliar tadinya bakal dialokasikan buat investasi dalam eksplorasi minyak dan US$ 700 miliar untuk proyek pengembangan.  

Nasir menekankan investasi besar-besaran di sektor minyak perlu dilakukan karena menurunnya cadangan ladang minyak secara alamiah dan adanya kenaikan permintaan. Dia mengingatkan kalau hal itu tidak dilaksanakan, akan berpengaruh terhadap masa depan energi.

Menurut dia, energi terbarukan masih belum mengancam posisi minyak dan gas alam sebagai sumber energi global. "Kita menyaksikan sebuah perubahan...Tapi perlu berpuluh-puluh tahun sebelum energi terbarukan bisa berperan besar," ujar Nasir.

Harga minyak mentah dunia melorot sejak pertengahan 2014. Harga sudah mulai pulih setelah negara produsen OPEC dan non-OPEC Januari tahun lalu menyepakati pemotongan produksi minyak hingga 1,8 juta barel sehari.

Persetujuan tadinya berlaku enam bulan tersebut diperpanjang hingga akhir Maret tahun depan.

Arab Saudi, eksportir minyak terbesar sejagat, menjadi pihak paling banyak mengurangi produksi sekitar 500 ribu barel per hari. Negara Kabah ini menyebutkan bakal menambah pemotongan produksi sampai 560 ribu barel sehari bulan depan.

Amin Hasan Nasir pada Kamis, 17 September 2015 ditunjuk sebagai Presiden sekaligus Direktur Utama Saudi Aramco, perusahaan minyak terbesar sejagat. (Arab News)

Aramco akan gelontorkan US$ 300 miliar buat investasi di sektor hulu

Sebagian pihak meyakini IPO Aramco sebesar lima persen bakal menjadi terbesar sepanjang sejarah dan diprediksi menghasilakn dana US$ 100 miliar.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Inggris akan beri jaminan kredit US$ 2 miliar kepada Saudi Aramco

Inggris bantah pemberian pinjaman itu sebagai upaya untuk membujuk Aramco melakukan IPO di Bursa London.

Fasilitas milik Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Trump minta kepada Raja Salman agar IPO Aramco dilakukan di Bursa New York

"Jadi saya ingin mereka mempertimbangkan NYSE (Bursa Saham New York) atau NASDAQ."

Kilang milik Saudi Aramco, perusahaan minyak terbesar di dunia kepunyaan Arab Saudi. (saudiaramco.com)

Trump desak IPO Aramco dilakukan di Bursa New York

IPO Aramco dijadwalkan pada semester kedua 2018.





comments powered by Disqus