bisnis

Beberapa perusahaan Israel akan terlibat dalam proyek kota senilai US$ 500 miliar di Arab Saudi

secara diam-diam, sejumlah perusahaan Israel telah mengadakan pembicaraan dengan PIF (Dana Investasi Pemerintah) Arab Saudi, bertanggung jawab dalam pembangunan Kota Neom.

27 Oktober 2017 08:17

Ketika Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Selasa lalu meluncurkan proyek kota raksasa senilai lebih dari US$ 500 miliar, dia hanya menyebutkan soal zona ekonomi bersama antara Saudi, Mesir, dan Yordania.

Padahal lokasi kota pintar diberi nama Neom - berasal dari kata neo (baru dalam bahasa latin) dan mustaqbal (masa depan dalam bahasa Arab) - itu hanya beberapa kilometer saja dari Eilat, kota wisata pantai di Israel berada di tepi Laut Merah.

Tapi rupanya secara diam-diam, sejumlah perusahaan Israel telah mengadakan pembicaraan dengan PIF (Dana Investasi Pemerintah) Arab Saudi, bertanggung jawab dalam pembangunan Kota Neom.

Neom ini akan dihuni perusahaan-perusahaan berteknologi mutakhir di beragam sektor, termasuk energi surya, air, bioteknologi, teknologi robotik dan makanan. Seluruh bidang ini merupakan keahlian dari perusahaan-perusahaan asal Israel.

Namun karena sensitivitas diplomatik, tidak boleh ada satu pun perusahaan Israel terlibat dalam proyek Neom tersebut untuk mengumumkan keterlinbatan mereka secara terbuka.

"Pihak Saudi sangat tidak ingin bekerja sama dengan Israel secara formal, tapi ketika sebuah perusahaan modal patungan terbentuk dari sektor swasta, amat mudah untuk menciptakan segala jenis kerja sama di bidang air, energi, teknologi pertanian, dan teknologi makanan," kata seorang sumber di Israel mengetahui proyek Neom itu secara rinci.  

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus