bisnis

Trump desak IPO Aramco dilakukan di Bursa New York

IPO Aramco dijadwalkan pada semester kedua 2018.

04 November 2017 22:26

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Arab Saudi melakukan IPO (penjualan saham perdana) Saudi Aramco di NYSE (Bursa Saham New York).

"Saya akan sangat menghargai Arab Saudi kalau melakukan IPO Aramco di NYSE," tulis Trump di akun Twitternya hari ini, dalam penerbangan menuju Jepang untuk memulai lawatannya selama 13 hari ke Asia. "Itu penting bagi Amerika Serikat!"

Saudi Aramco, perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia, tengah mempersiapkan IPO di Bursa Saham Arab Saudi (Tadawul) dan satu atau dua bursa internasional.

Aramco minggu lalu menyatakan tengah mempertimbangkan London, New York, Tokyo, dan Hong Kong sebagai salah satu tempat buat IPO.  

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pekan lalu memastikan IPO Aramco sebesar lima persen saham bakal dilakoni di semester kedua 2018. IPO Aramco ini diyakini akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah dunia dan diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar.

IPO Aramco ini merupakan bagian dari Visi Arab Saudi 2030, sebuah reformasi ekonomi untuk melepaskan ketergantungan pendapatan negara dari sektor minyak.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Aramco batalkan rencana IPO

Pangeran Muhammad menjelaskan IPO itu tadinya direncanakan pada semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hampir pasti batal

Para pejabat Saudi mengatakan IPO dalam jumlah besar di New York, London, atau Hong Kong akan memicu risiko hukum terlalu banyak.





comments powered by Disqus