bisnis

Arab Saudi targetkan US$ 800 miliar dari pembekuan rekening dan aset

Pangeran dan pengusaha bisa tidak ditangkap, asal bersedia berkomitmen dalam jumlah besar untuk membantu perekonomian dalam negeri.

08 November 2017 16:35

Arab Saudi menargetkan dapat memperoleh sekitar US$ 800 miliar dari pembekuan rekening bank dan aset milik kaum elite dituding terlibat korupsi, menurut sejumlah sumber mengetahui hal ini.

"Mereka memperkirakan bisa memperoleh 2-3 trilun riyal (US$ 800 miliar) dari orang-orang ini," kata seorang sumber dekat dengan pemerintah Arab Saudi. "Angka sebesar itu tengah mereka bicarakan."

Arab Saudi sejak Sabtu malam pekan lalu sudah menangkap 59 orang, termasuk 12 pangeran, menteri, mantan menteri, pejabat, dan pengusaha. Penangkapan ini atas perintah Komisi Pemberantasan Korupsi, dibentuk beberapa jam sebelumnya san diketuai oleh Putera Mahkota Panferan Muhammad bin Salman.

"Putera mahkota membutuhkan uang tunai buat mendanai rencana-rencana investasi pemerintah," ujar Eurasia Group, perusahaan konsultan risiko politik, Senin lalu.

Eurasia menambahkan pemerintah mau berkompromi dengan pangeran dan pengusaha-pengusaha supaya mereka tidak ditangkap, asal bersedia berkomitmen dalam jumlah besar untuk membantu perekonomian dalam negeri. 

Sejak harga minyak mentah dunia melorot pertengahan 2014, Arab Saudi mengalami defisit. Menurut IMF (Dana Moneter Internasional), negara Kabah ini bakal dibelit defisit selama 2015-2020.

Defisit ini pula memaksa Arab Saudi menjual surat utang negara dan menggerus cadangan devisanya, dari IS$ 750 miliar pada 2014 menjadi US$ 487,6 miliar Agustus lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi tahan adik Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga dari 34 anggota komite suksesi menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman sebagai putera mahkota.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Hasil pemerasan terhadap pangeran dan konglomerat masuk rekening anak Raja Salman

Semua menteri di era Raja Fahad dan Raja Abdullah ditangkap.

Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi Khalid al-Falih. (Arabian Business)

Menteri energi Saudi sebut penangkapan besar-besaran tidak rugikan investasi

Lebih dari 200 orang ditahan. Selain itu, sekitar 1.700 rekening senilai US$ 800 miliar sudah dibekukan.

Silsilah keluarga kerajaan Arab Saudi. (Middle East Eye)

Pangeran Al-Walid juga disiksa

Setelah meneken surat perjanjian itu, seorang pengusaha terpaksa kehilangan puluhan juta riyal Saudi ditarik dari rekeningnya.





comments powered by Disqus