bisnis

Keluarga konglomerat Ulayan di Saudi tunda IPO

Olayan Group bernilai lebih dari US$ 10 miliar menurut the Bloomberg Billionaires Index pada 2015.

11 November 2017 01:55

Keluarga Ulayan, memiliki salah satu konglomerasi terbesar di Arab Saudi, menunda rencana mereka untuk melakukan IPO (penjualan saham perdana) di tengah lesunya pertumbuhan ekonomi negara Kabah itu.

Sejumlah sumber mengungkapkan Olayan Financing Company, mengontrol invetsasi keluarga Ulayan di Timur Tengah, telah memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana IPO salah satu perusahaan induk mereka, mempunyai 20 anak usaha.

Rencana IPO dari perusahaan itu, diperkirakan bernilai US$ 5 miliar, bakal dilakoni di masa depan. Namun belum diputuskan kapan.

Olayan Financing Company Maret tadinya sudah bekerja sama dengan Saudi Fransi Capital untuk melakukan IPO awal tahun depan. Mereka juga menggandeng HSBC Holding Plc untuk penjualan 30 persen saham Helath Watter Bottling Company.

Kalau jadi, IPO itu bakal menjadi yang pertama dilakukan OLayan Financing sejak 2000.

Arab Saudi mengalami defisit lantaran harga minyak mentah global anjlok sejak pertengahan 2014. IMF (Dana Moneter Internasional) menyatakan defisit dialami Saudi berlaku selama 2015-2020.

Dibikin oleh Sulaiman Ulayan pada 1947, Olayan Group bernilai lebih dari US$ 10 miliar menurut the Bloomberg Billionaires Index pada 2015. Olayan Group merupakan salah satu pemegang saham terbesar di Credit Suisse Group AG dengan 4,17 persen.

Olayan Group juga memiliki real estate, termasuk di 550 Madison Avenue (New York), the Knightsbridge Estate (London), dan rumah di Paris.

Olayan Financing mengelola lebih dari 40 perusahaan di Timur Tengah, termasuk waralaba Burger King.

Kantor pemerintah Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA izinkan orang asing miliki seratus persen saham perusahaan

Aturan itu merupakan bagian dari upaya negara Arab Teluk ini membuka ekonominya bagi semua warga negara asing.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Google akan pasang kabel Internet menghubungkan Arab Saudi dan Israel

Kabel fiber optik Saudi-Israel ini bagian dari proyek pembangunan jaringan Internet global baru dari India sampai Eropa. 

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Aramco akan jual surat utang untuk bayar dividen

Aramco mesti membayar dividen US$ 37,5 miliar untuk semester kedua tahun ini.

Pesawat Etihad Airways, maskapai asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, berencana membuka rute penerbangan ke Ibu Kota Tel Aviv, Israel, pada Maret 2021. (Etihad Airways)

Etihad buka rute penerbangan ke Tel Aviv mulai Maret 2021

Maskapai terbesar kedua di UEA setelah Emirates Airline ini memiliki 104 pesawat.





comments powered by Disqus