bisnis

Emirates pesan 40 Boeing 787 Dreamliners seharga US$ 15,1 miliar

Emirates merupakan maskapai memiliki Airbus A380 dan Boeing 777 terbanyak di dunia.

12 November 2017 19:51

Chairman sekaligus CEO Emirates Airline & Group Syekh Ahmad bin Said al-Maktum hari ini bilang pihaknya menyetujui pembelian 40 pesawat penumpang Boeing 787-10 Dreamliners seharga US$ 15,1 miliar.

"Kami telah memutuskan Boeing 787-10 adalah pilihan terbaik bagi kami," kata Syekh Ahmad saat membuka Dubai Air Show. "Kami memandang 787 merupakan pelengkap hebat untuk armada 777 dan A380 kami, membuat kami lebih fleksibel buat melayani beragam tujuan saat kami mengembangkan jaringan rute global."

Emirates merupakan maskapai memiliki Boeing 777 terbanyak di dunia dengan 165 armada. Maskapai berpusat di Kota Dubai, Uni Emirat Arab, ini juga telah memesan lagi 164 Boeing 777.

Syekh Ahmad menjelaskan dengan kesepakatan terbaru ini menjadikan total pesanan Emirates kepada Boeing, merupakan pesaing Airbus, sebesar US$ 90 miliar. Sebanyak 40 Boeing 787 tersebut akan mulai dikirim pada 2022.

Emirates, perusahaan penerbangan terbesar di Timur Tengah, juga mempunyai armada Airbus A380 terbanyak sejagat, yakni seratus unit. Mereka juga sudah memesan lagi 46 pesawat A380.

Pesawat milik maskapai Emirates Airline di Bandar Udara Internasional Ratu Alia di Ibu Kota Amman, Yordania, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Chairman Emirates bilang perlu 18 bulan bagi industri penerbangan kembali normal

Dalam tahun fiskal berakhir Maret lalu, Emirates meraup laba bersih US$ 288 juta, meningkat dari 237 juta di tahun sebelumnya.

Pesawat Emirates Airline. (Arabian Business)

Emirates hentikan semua penerbangan penumpang mulai 25 Maret

Tidak ada pemecatan karyawan, hanya gaji pokok dipotong untuk tiga bulan ke depan.

Penandatanganan nota kesepahaman soal pembelian 36 pesawat A380 antara Emirates Airline dan Airbus pada 18 Januari 2018 di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/@emirates)

Emirates pesan 36 A380 seharga US$ 16 miliar

"Jujur saja, kalau kami tidak mencapai kesepakatan dengan Emirates, tidak ada pilihan selain menghentikan produksi A380," ujar Leahy.

Pesawat Emirates Airline dan Flydubai di Bandar Udara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tunisia izinkan Emirates beroperasi lagi

Tunisia menghentikan semua penerbangan maskapai asal Kota Dubai tersebut sehari sebelum Natal bulan lalu





comments powered by Disqus