bisnis

Mangga harum manis rambah Qatar

Durian juga banyak diminati.

13 November 2017 11:36

Blokade atas Qatar oleh negara tetangga membuka peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke negara Arab Teluk itu.

Dengan adanya isolasi, menurut Ketua IBAQ (Asosiasi Bisnis Indonesia di Qatar) Nurudin, Qatar berupaya mencari pemasok baru termasuk untuk produk buah dan sayur. Dia menambahkan hal inilah dimanfaatkan pengusaha Indonesia, seperti dilansir dalam siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ibu Kota Doha, Qatar, diterima Albalad.co hari ini.

Salah satu produk didatangkan memakai pesawat kargo adalah mangga harum manis dan setibanya di Qatar langsung habis diserbu pembeli. "Tidak heran bila menjadi salah satu komoditas unggulan dan ditunggu-tunggu sehingga langsung habis diserbu pembeli," kata Nurudin. Dia menambahkan durian juga banyak diminati di Qatar.

Ketua KWIQ (Koperasi Warga Indonesia di Qatar) Kartini Sarsilaningsih mengatakan akan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan ekspor produk makanan dan minuman Indonesia ke Qatar.

Dia bilang KWIQ kini meningkatkam impor buah dan sayur asal Indonesia untuk didistribusikan ke seluruh supermarket di Qatar. Selain itu, KWIQ berusaha memenuhi kebutuhan anggota, warga Indonesia, warga negara asing lainnya bermukim di Qatar.

Staf KBRI Doha Boy Dharmawan menjelaskan KBRI terus mempromosikan produk unggulan asal Indonesia di Qatar. Menurut dia, KBRI bakal mengadakan forum bisnis pada 8-10 Desember di Doha dengan mendatang pelaku usaha dari Indonesia.

 

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus