bisnis

Pangeran Al-Walid jual dua hotelnya di Beirut

Pangeran Al-Walid dibebaskan akhir pekan lalu. Dia dilarang bepergian ke luar negeri dan kini dikenai status tahanan rumah.

14 November 2017 19:49

Konglomerat asal Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal telah menunjuk sebuah bank komersial di Libanon untuk mencari pembeli bagi dua hotel miliknya di Ibu Kota Beirut, Libanon, yakni Hotel Four Seasons dan Hotel Movenpick.

Seorang sumber mengetahui rencana penjualan ini mengungkapkan kepada the Daily Star, bank lokal itu telah diperintahkan untuk menilai kinerja kedua hotel itu jauh sebelum Pangeran Al-Walid ditangkap.

"Bank tersebut akan menyelesaikan penilaian kinerja kedua hotel dalam sebulan," kata sumber itu. "Setelah penilaian kinerja rampung, hasilnya akan dimumkan ke masyarakat."

Alasan penjualan kedua hotel itu tidak diungkapkan. Dua hotel bintang lima ini termasuk aset kunci milik Kingdom Holding Company, konglomerasi kepunyaan Pangeran Al-Walid berkantor pusat di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi.

Ini bukan kali pertama Kingdom Holding menjual sejumlah asetnya di luar negeri. Sepertember lalu, Kingdom Holding menjual 90 persen sahamnya di Four Seasons Resort di Pulau Langkawi, Malaysia, kepada Leusure Ventures - afiliasi Hotel Properties asal Singapura - seharga US$ 90 juta.

Sejumlah lapoan menyebutkan Hotel Four Seasons di Beirut bisa dijual seharga US$ 110 juta, jauh di bawah harga pantas bagi hotel tersohor dan memiliki 300 kamar itu. Sumber sama bilang harga jual hotel bakal ditetapkan setelah penilaian kinerja rampung.

Sumber tersebut menambahkan bank lokal di Libanon ini akan menerima komisi dari hasil penjualan kedua hotel itu.

Setelah ditangkap pada 4 November bareng sebelas pangeran dan ratusan pejabat serta pengusaha atas tudingan korupsi, Pangeran Al-Walid dibebaskan akhir pekan lalu. Dia dilarang bepergian ke luar negeri dan kini dikenai status tahanan rumah.      

Konglomerat asal Arab Saudi Pangeran Al-Walid bin Talal. (Arab News)

Pangeran Al-Walid cari pinjaman sebesar Rp 13 triliun

Konglomerat ritel fesyen, Fawaz Abdul Aziz al-Hokair - dibebaskan bareng Pangeran Al-Walid - juga mencari pinjaman senilai Rp 29,3 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Gulf Business)

Pangeran Al-Walid jual sahamnya di Hotel Four Seasons Damaskus

Pangeran Al-Walid menjual sahamnya di Hotel Fur Seasons Beirut senilai Rp 1,4-1,6 triliun.

Pemilik Kingdom Holding Company Pangeran Al-Walid bin Talal di ruang kerjanya di gedung Kingdom Tower, Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Pangeran Al-Walid kembali bekerja setelah dibebaskan dari tahanan

Tidak diketahui berapa harga dibayar Pangeran Al-Walid untuk menebus kebebasannya.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi. (Arab News)

Direktur keuangan di perusahaan milik Pangeran Al-Walid berhenti

Muhammad Fakhri sudah lima tahun bekerja di Kingdom Holding Company.





comments powered by Disqus