bisnis

Ekspor gas Iran ke Irak sebesar 1,2 miliar meter kubik sejak Juni

Negara Mullah itu berencana memasok sampai 25 juta meter kubik gas per hari ke Basrah.

19 November 2017 20:04

Iran telah mengekspor 1,2 miliar meter kubik gas ke Irak sejak Juni lalu.

Direktur Pelaksana the Iranian Gas Transmission Company Said Tavakoli kemarin bilang Iran berencana mengekspor hingga 25 juta meter kubik gas per hari ke Baghdad, seperti dilansir Shana, situs Kementerian Perminyakan Iran.

Kedua anggota OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) ini mulanya menandatangani sebuah kesepakatan pada 2013, di mana Iran bakal memasok gas bagi pembangkit-pembangkit listrik di Irak.

Media milik pemerintah Iran Juni lalu menyebutkan Iran sudah meneken dua kontrak buat mengekspor gas ke Ibu Kota Baghdad dan Kota Basrah, selatan Irak.

Tavakoli menjelaskan negara Mullah itu berencana memasok sampai 25 juta meter kubik gas per hari ke Basrah segera setelah Irak siap.

Iran juga menjual gasnya ke Turki dalam jumlah kecil.

Fasilitas milik Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

IPO Aramco hanya akan lepas dua persen saham

Diperkirakan bisa meraup dana Rp 567,5 triliun.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Saudi paksa keluarga supertajir beli saham Aramco saat IPO

Pangeran Al-Walid bin Talal termasuk yang ditekan untuk membeli saham Aramco.

CEO Saudi Aramco Amin Nasir (tengah dan berkemeja batik biru) berpose bareng Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik usai pertemuan di Jakarta, 7 Juli 2017. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Arab Saudi rugi Rp 28 triliun karena Aramco diserang

Insiden itu mengakibatkan produksi minyak 5,7 juta barel sehari terhenti. An

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco secara resmi umumkan rencana IPO bulan depan

Sejumlah sumber memperkirakan pengumuman itu keluar pada 20 Oktober.





comments powered by Disqus