bisnis

Proyek Menara Jeddah butuhkan kaca seluas lebih dari 55 lapangan sepak bola

Menara Jeddah bakal menjadi bangunan terjangkung sejagat dengan ketinggian lebih dari seribu meter.

25 November 2017 20:07

Kontraktor proyek pembangunan Menara Jeddah telah menunjuk Guardian Glass, produsen kaca asal Amerika Serikat, untuk memasok kebutuhan kaca bagi calon bangunan terjangkung sejagat itu.

Guardian Glass bakal memasok kaca untuk melapisi permukaan bangunan seluas lebih dari 55 lapangan sepak bola.

Menara Jeddah, juga dikenal dengan sebutan Menara Kerajaan, direncanakan rampung pembangunannya pada 2019. Bangunan dirancang setinggi lebih dari seirub meter ini akan tegak di atas lahan seluas 5,3 juta meter persegi dan beerlokasi di Kota Jeddah, Arab Saudi.

Menara Jeddah bakal memiliki 439 apartemen, 200 kamar hotel, 59 elevator, dan lahan parkir mampu menampung 2.205 mobil.

Guardian Glass bilang pihaknya akan menyuplai panel kaca seluas lebih dari 400 ribu meter persegi. Lebar tiap panel kaca adalah 2,5 meter.

"Ukuran dan tinggi Menara Jeddah tidak disangka mengharuskan kami bekerja secara cermat dengan tim bisnis untuk memilih sebuah sistem kaca bisa menyeimbangkan antara pengehematan energi dan transmisi cahaya," kata Muhammad al-Ibrahim, Manajer Umum Guardian Glass Middle East & Africa.

Dia menambahkan panel-panel kaca itu bakal mengurangi sengatan matahari saat siang sekaligus memberikan peluang pencahayaan matahari berlimpah.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus