bisnis

Irak buka tender bagi perusahaan asing atas sembilan blok minyak dan gas

Irak ingin menjadi produsen minyak OPEC terbesar kedua setelah Arab Saudi

27 November 2017 07:28

Kementerian Perminyakan Irak kemarin bilang akan mengundang perusahaan-perusahaan asing untuk ikut tender dalam proyek eksplorasi dan pengembangan sembilan ladang minyak dan gas, berlokasi di daerah perbatasan dengan Iran dan Kuwait.

"Kementerian menargetkan untuk menaikkan produksi dan cadangan minyak serta gas, bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan internasional," kata Kemneterian Perminyakan Irak melalui keterangan tertulis.

Irak meningkatkan jumlah produksinya dalam beberapa tahun belakangan dengan bantuan perusahaan-perusahaan minyak luar negeri, untuk menjadi produsen minyak OPEC terbesar kedua setelah Arab Saudi.

Kesembilan blok bakal ditawarkan kepada asing itu terletak di provinsi Basrah, Misan, Muthanna, Wasit, dan Diyala Tengah.

Kementerian Perminyakan menjelaskan kontrak baru akan ditawarkan berbeda dari kontrak-kontrak sebelumnya digunakan untuk pengembangan blok di selatan Irak, seperti Rumaila, Qurna Barat, dan Majnun.

Berdasarkan kontrak dipakai sejak berakhirnya era Saddam Husain, kementerian membayar dengan harga tetap dolar Amerika Serikat untuk tiap barel minyak dihasilkan.

Hal ini membuat rugi Baghdad. Mereka tetap membayar dengan harga sama kepada perusahaan-perusahaan seperti BP, Exxon, Lukoil, dan Shell meski harga minyak mentah global anjlok.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Ladang minyak di Kirkuk, utara Irak. (Rudaw)

Irak tahun depan alokasikan 67 persen penjualan minyaknya ke Asia

Saat ini 60 persen dari ekspor minyak Irak ke Asia.

Perusahaan minyak asing beroperasi di Irak. (Al-Jazeera)

Irak punya cadangan minyak 300 miliar barel

Irak tahun lalu menaikkan prediksi soal cadangan minyak menjadi 153 miliar barel dari estimasi sebelumnya sebesar 143 miliar barel.





comments powered by Disqus