bisnis

IPO jaringan mal Alhokair ditunda karena pemiliknya ditahan di Ritz Carlton

Mereka memiliki 19 mal Arabian Centres di seantero Arab Saudi.

27 November 2017 07:48

Fawaz Alhokair Group, jaringan mal asal Arab Saudi, menunda rencana IPO (penjualan saham perdana) setelah pemiliknya, Fawaz Alhokair, ditangkap bareng ratusan pangeran, konglomerat, pejabat, dan perwira militer atas tudingan korupsi.

Alhokair mempunyai kekayaan sekitar US$ 1,2 miliar versi the Bloomberg Billionaires Index.

Sejumlah sumber mengetahui masalah ini mengungkapkan Fawaz al-Hokair, pemegang saham mayoritas di Fawaz Alhokair Group dan jaringan ritel fesyen Fawaz Abdul Aziz Alhokair & Co, ditahan di Hotel Ritz Carlton, Ibu Kota Riyadh. Sebelum penangkapan besar-besaran sejak 4 November lalu itu, Fawaz Alhokair Group berencana melakoni IPO atas jaringan mal Arabian Centres milik mereka.

"Ada banyak selentingan di pasar," kata asisten pribadi Fawaz Alhokair melalui surat leektronik, menjawab pertanyaan seputar penangkapan dan rencana IPO. "Spekulasi Anda keliru, semua urusan berlangsung normal di perusahaan kami."

Pada Februari 2015, Fawaz Alhokair dikabarkan hampir menunjuk sejumlah bank, termasuk Morgan Stanley dan Bank of America, untuk menangani rencana IPo the Arabian Centres.

Dalam sebuah wawancara dua tahun lalu, CEO FAS Capital Muhanad Awad memperkirakan penjualan 30 persen saham the Arabian Centres bisa meraup dana sekitar US$ 2 miliar. FAS Capital adalah anak usaha Fawaz Alhokair Group di bidang investasi.

Fawaz Abdulaziz Alhokair & Co. merupakan rekanan waralaba dari Gap, Banana Republic, dan Steve Madden di Arab Saudi. Mereka memiliki 19 mal Arabian Centres di seantero negara Kabah itu.

Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Arab News)

Saudi batalkan kesepakatan dengan Changi buat kelola bandar udara baru di Jeddah

Changi Airports International pada 2 Mei 2017 menyebutkan pihaknya telah mendapat izin untuk mengoperasikan Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru selama 20 tahun.

Pesawat Saudi Arabian Airlines. (Arabian Business)

Saudi Arabian Airlines tidak lagi dapat subsidi

Maskapai ini berencana lakoni IPO sebelum akhir 2020.

Sekumpulan unta di sebuah gurun di Yordania. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perusahaan UEA bikin susu unta buat bayi

Bisa dikonsumsi bayi berusia 1-3 tahun, terutama yang alergi terhadap susu formula berbahan dasar susu sapi.

Ekspatriat di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Kadin Arab Saudi minta pajak atas ekspatriat dihapus

Saudi memberlakukan pajak atas tiap ekspatriat sebesar 300-400 riyal tahun ini, 500-600 riyal di 2019, dan 700-800 riyal pada 2020.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Saudi batalkan kesepakatan dengan Changi buat kelola bandar udara baru di Jeddah

Changi Airports International pada 2 Mei 2017 menyebutkan pihaknya telah mendapat izin untuk mengoperasikan Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru selama 20 tahun.

23 Februari 2018

TERSOHOR