bisnis

Israel larang Uber

Uber mulai beroperasi di Israel akhir tahun lalu.

27 November 2017 20:09

Uber harus menghentikan operasinya di Israel mulai Rabu jam sepuluh pagi. Putusan ini sekaligus mengabulkan gugatan disampaikan sebuah perkumpulan sopir taksi bareng perusahaan taksi Gett.

Hakim Eitan Orenstein dari pengadilan di Ibu Kota Tel Aviv menjelaskan putusan itu dibuat karena tidak ada jaminan bagi penumpang, sehingga dia tidak membolehkan Uber melanjutkan layanan Uber Day dan Uber Night menggunakan mobil pribadi. Sedangkan taksi Uber masih bisa beroperasi di negara Zionis itu.

Secara terpisah, Kementerian Transportasi Israel juga melakoni hal serupa Mei lalu dengan alasan Uber mengutip fulus dari penumpang padahal tidak berizin. Kasus ini masih ditangguhkan. Kementerian menyebut sopir dan penumpang melanggar aturan.

Uber mulai beroperasi di Israel akhir tahun lalu. Perusahaan layanan transportasi daring ini memperluas operasinya sejak sebulan lalu walau diprotes oleh pemerintah.

"Seseorang dalam mobil Uber adalah pejahat, sopir maupun penumpangnya," kata seorang sumber di Kementerian Transportasi Israel.

Tim kuasa hukum Uber menekankan sistem transportasi di Israel masih ada kekurangan. Negara Bintang Daud ini tidak memiliki kereta bawah tanah dan transportasi umum dilarang beroperasi saban Sabbath (Sabtu).

Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Arab News)

Saudi batalkan kesepakatan dengan Changi buat kelola bandar udara baru di Jeddah

Changi Airports International pada 2 Mei 2017 menyebutkan pihaknya telah mendapat izin untuk mengoperasikan Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru selama 20 tahun.

Pesawat Saudi Arabian Airlines. (Arabian Business)

Saudi Arabian Airlines tidak lagi dapat subsidi

Maskapai ini berencana lakoni IPO sebelum akhir 2020.

Sekumpulan unta di sebuah gurun di Yordania. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perusahaan UEA bikin susu unta buat bayi

Bisa dikonsumsi bayi berusia 1-3 tahun, terutama yang alergi terhadap susu formula berbahan dasar susu sapi.

Ekspatriat di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Kadin Arab Saudi minta pajak atas ekspatriat dihapus

Saudi memberlakukan pajak atas tiap ekspatriat sebesar 300-400 riyal tahun ini, 500-600 riyal di 2019, dan 700-800 riyal pada 2020.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Saudi batalkan kesepakatan dengan Changi buat kelola bandar udara baru di Jeddah

Changi Airports International pada 2 Mei 2017 menyebutkan pihaknya telah mendapat izin untuk mengoperasikan Bandar Udara Raja Abdul Aziz baru selama 20 tahun.

23 Februari 2018

TERSOHOR