bisnis

Indonesia akan genjot ekspor kopi dan sawit ke Mesir

Pemerintah Indonesia menjamin kualitas minyak sawit Indonesia terbaik sejagat karena tidak memiliki risiko kesehatan.

11 Desember 2017 09:00

Indonesia berupaya meningkatkan ekspor kopi dan kelapa sawit ke Mesir melalui pengiriman misi dagang ke negara Nil itu.

Misi dagang dipimpin Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda Imbang Jaya. Selama lawatan ke Mesir, 5-8 Desember, rombongan asal Indonesia ini juga menggelar Forum Bisnis Indonesia-Mesir berlangsung di Ibu Kota Kairo Kamis pekan lalu.

"Kopi merupakan produk unggulan Indonesia dengan 25 jenis kopi premium tersebar di Indonesia dan kelapa sawit Indonesia terbaik di dunia," kata Arlinda dalam keterangan tertulis diterima Albalad.co Jumat pekan lalu.

Dia menekankan sebagai produsen sawit terbesar di dunia, pemerintah Indonesia menjamin kualitas minyak sawit Indonesia terbaik sejagat karena tidak memiliki risiko kesehatan.

Duta Besar Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzi bilang Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo siap menyokong dan membantu para pengusaha Mesir serta Indonesia. "Misi dagang ini merupakan peluang emas bagi pengusaha Mesir untuk mengenal produk-produk unggulan Indonesia langsung dari para pelaku usaha Indonesia hadir," ujarnya.

Badan Pusat Statistik mencatat ekspor kopi Indonesia ke Mesir tahun lalu senilai US$ 41,25 juta. Komoditas ini juga menjadi incaran utama pembeli asal Mesir pada Pameran Dagang Indonesia 2017, dengan total transaksi US$ 30 juta.

Ekspor kelapa sawit Indonesia ke Mesir tahun lalu mencapai US$ 657,28 juta. Total ekspor kelapa sawit Indonesia ke seluruh dunia tahun lalu sebesar US$ 18,1 miliar.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus