bisnis

Emir Qatar berminat investasi di Lombok

Dia segera mengirim tim investasi untuk menanamkan modal di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

11 Desember 2017 09:27

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani menyatakan berminat berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) . Ketertarikan itu dia sampaikan dalam pertemuan dengan Gubernur NTB Tuang Guru Haji M. Zainul Majdi, lebih dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang, di Ibu Kota Doha, kemarin.

Kunjungan Tuan Guru Bajang ke Qatar ini untuk menindaklanjuti tawaran dari Presiden Joko Widodo, saat Syekh Tamim melawat ke Indonesia Oktober lalu, buat menanamkan modal di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

Tuan Guru Bajang tiba di Doha kemarin pagi langsung diterima Syekh Tamim di istananya. Pada [ertemuan ini, dia menawarkan kepada Syekh Tamim untuk berinvestasi di sisi timur kawasan Mandalika mencakup lahan seluas 150 hektare.

Kepada Syekh Tamim, Tuan Guru Bajang menjelaskan sisi timur Mandalika tersebut merupakan kawasan dengan pantai dan perbukitan menawan, sehingga sangat prospektif bagi investasi dan pengembangan resor kelas dunia.

Mengetahui hal itu, Syekh Tamim sangat antusias dan tertarik dengan potensi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. "Beliau berjanji kepada saya kepada saya, segera mengirim tim investasi untuk bertemu pihak Indonesia," kata Tuan Guru Bajang dalam keterangan tertulis dilansir Biro Hubungan kemasyarakatan Pemerintah Provinsi NTB.

Tuan Guru Bajang juga memberitahu Syekh Tamim Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika telah ditopang oleh sebuan bandar udara internasional, infrastruktur jalan, dan rencana induk terpadu. Dia menegaskan payung hukum jelas menjamin Qatar bakal mudah untuk berinvestasi dan aman.

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait sahkan APBN dengan proyeksi defisit Rp 310 triliun

Cadangan devisa Kuwait saat ini berjumlah Rp 8.450 triliun.





comments powered by Disqus