bisnis

Arab Saudi naikkan tarif listrik mulai 1 Januari 2018

Tarif listrik terendah nantinya 18 halala per kilowatt.

13 Desember 2017 11:20

Arab Saudi berencana menaikkan tarif listrik mulai 1 Januari 2018. Tarif listrik terendah nantinya 18 halala per kilowatt. 

Namun kebijakan itu hanya berlaku bagi konsumen rumah tangga. Sedangkan tarif listrik di sektor industri dan pemerintah tetap seperti sekarang. 

"Langkah ini akan meningkatkan efisiensi ekonomi, memperkuat sektor non-minyak karena kedua hal itu bakal menjadi mesin pembangunan ekonomi," Saudi Electricity and Cogeneration Regulatory Authority (ECRA).

ECRA bilang kenaikan tarif bisa membuat pemakaian konsumen lebih rasional. Selain itu secara tidak langsung mendukung program bantuan uang tunai untuk masyarakat miskin.

 

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus