bisnis

Arab Saudi mulai besok salurkan bantuan uang tunai bagi keluarga miskin

Lebih dari 3,7 juta keluarga atau sekitar 13 juta orang berhak menerima bantuan uang tunai tersebut.

20 Desember 2017 19:05

Arab Saudi mulai besok menyalurkan bantuan uang tunai keluarga kelas menengah ke bawah.

Program bantuan fulus ini pertama kali diumumkan pemerintah Desember tahun lalu dan pendataan terhadap warga miskin dilakukan sejak Februari tahun ini.

Bantuan uang ini untuk meringankan beban warga negara Saudi kelas menengah ke bawah setelah pemerintah negara Kabah itu mencabut subsidi atas listrik, air, dan bahan bakar.

Penghapusan subsidi itu merupakan bagian dari reformasi ekonomi dilakukan Saudi, mengalami defisit setelah harga minyak mentah global anjlok sejak pertengahan 2014. Saudi juga memberlakukan pajak dan sejumlah bea layanan.  

Penerima bantuan uang tunai ini mesti warga negara Saudi dan orang-orang menetap di negeri Dua Kota Suci tersebut, dengan pengecualian anak dari pasangan warga Saudi dan non-Saudi.

Yang berhak menerima bantuan uang tunai itu bergantung pada kriteria, yakni jumlah penghasilan keluarga, jumlah tanggungan kepala keluarga, dan usia mereka.  

Jumlah penerima bantuan uang tunai bakal dikaji saban empat bulan.

Lebih dari 3,7 juta keluarga atau sekitar 13 juta orang berhak menerima bantuan uang tunai tersebut.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA tahun depan berlakukan cukai atas minuman mengandung gula dan rokok elektrik

UEA sudah menerapkan cukai atas produk merusak kesehatan dan lingkungan sejak 2017.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan.  (Saudi Gazette)

Saudi pakai uang damai dari tersangka korupsi buat dana kompensasi warga

Saudi juga mempunyai program bantuan uang tunai untuk 3,2 juta keluarga kelas menengah ke bawah

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Arab Saudi salurkan bantuan uang tunai bagi warga miskin mulai hari ini

Penyaluran bantuan tahap pertama ini ditujukan bagi 82 persen dari total penerima. Untuk tahap kedua bakal dimulai pada 10 Januari 2018.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

670 ribu ekspatriat akan tinggalkan Arab Saudi pada 2020

Saban tahun 165 ribu ekspatriat bakal pergi dari negara Kabah tersebut.





comments powered by Disqus