bisnis

Jamaah umrah kena VAT lima persen mulai 1 Januari 2018

Kementerian Keuangan Saudi memperkirakan negara ini bisa kembali surplus pada 2023.

30 Desember 2017 16:12

Arab Saudi mulai 1 Januari 2018 menerapkan VAT (pajak pertambahan nilai) atas beragam layanan dan produk, terutama minuman ringan, rokok, dan minuman berenergi.

Sesuai surat edaran International Travelker Company diperoleh Albalad.co, jamaah umrah juga bakal dikenai VAT lima persen mulai 1 Januari 2018. 

International Traveller Company adalah salah satu perusahaan layanan umrah terkemuka di Arab Saudi mendalat izin dari Kementerian Agama. Perusahaan dibentuk pada 2005 ini berpusat di Kota Jeddah.

VAT merupakan bagian dari upaya Saudi untuk mencari sumber pendapatan alternatif, setelah negara Kabah itu defisit akibat harga minyak mentah global anjlok sejak pertengahan 2014.

Kementerian Keuangan Saudi memperkirakan negara ini bisa kembali surplus pada 2023.

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait sahkan APBN dengan proyeksi defisit Rp 310 triliun

Cadangan devisa Kuwait saat ini berjumlah Rp 8.450 triliun.





comments powered by Disqus