bisnis

Aramco undang Goldman dan Citigroup buat bahas persiapan IPO

IPO Aramco direncanakan pada semester kedua tahun ini.

09 Januari 2018 10:19

Saudi Aramco telah mengundang sejumlah bank, termasuk Goldman Sachs Group dan Citigroup untuk membahas persiapan IPO (penjualan saham perdana) perusahaan minyak dan gas itu.

Sejumlah sumber mengetahui hal tersebut bilang menyebutkan JPMorgan Chase & Co, HSBC Holdings, dan Morgan Stanley bakal diundang untuk menjadi koordinator global untuk IPO Aramco.

Sumber-sumber itu mengungkapkan pembicaraan dengan para bankir ini akan digelar di kantor pusat Aramco di Kota Dhahran akhir bulan ini atau awal bulan depan.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman tahun lalu mengatakan IPO Aramco akan dilaksanakan di semster kedua 2018. IPO sebesar lima persen itu diprediksi bakal menjadi terbesar di dunia dan dapat meraup dana sekitar US$ 100 miliar.

IPO Aramco ini direncanakan dilakukan di Tadawul (Bursa Saham Arab saudi) dan satu atau dua bursa internasional.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Hong Kong, London, dan New York masuk dalam daftar lokasi IPO Aramco

Keputusan akhir di tangan Putera Mahkota Pangeran Muhamnad bin Salman.

Amin Hasan Nasir pada Kamis, 17 September 2015 ditunjuk sebagai Presiden sekaligus Direktur Utama Saudi Aramco, perusahaan minyak terbesar sejagat. (Arab News)

Aramco akan gelontorkan US$ 300 miliar buat investasi di sektor hulu

Sebagian pihak meyakini IPO Aramco sebesar lima persen bakal menjadi terbesar sepanjang sejarah dan diprediksi menghasilakn dana US$ 100 miliar.

Seorang pekerja Saudi Aramco tengah memantau situasi di fasilitas milik perusahaan itu. (saudiaramco.com)

Inggris akan beri jaminan kredit US$ 2 miliar kepada Saudi Aramco

Inggris bantah pemberian pinjaman itu sebagai upaya untuk membujuk Aramco melakukan IPO di Bursa London.

Fasilitas milik Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Trump minta kepada Raja Salman agar IPO Aramco dilakukan di Bursa New York

"Jadi saya ingin mereka mempertimbangkan NYSE (Bursa Saham New York) atau NASDAQ."





comments powered by Disqus