bisnis

Arab Saudi tetapkan 60 profesi terlarang buat ekspatriat

Program Saudisasi ini merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan atas pekerja asing.

16 Januari 2018 09:30

Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi telah menetapkan 60 jenis profesi masuk dalam program Saudisasi. Artinya, 60 profesi itu hanya boleh untuk warga negara Kabah bukan pekerja asing.

Sumber Albalad.co dekat dengan keluarga kerajaan bilang aturan baru ini berlaku mulai bulan depan. "Selain itu, Kementerian Tenaga Kerja juga bulan depan mulai menerapkan pajak penghasilan pajak penghasilan sepuluh persen terhadap ekspatriat bergaji lebih dari 300 riyal per bulan," katanya kemarin.

Karena itu, lanjut dia, Kementerian Tenaga Kerja mulai bulan depan tidak akan merekrut dan menghentikan pembaruan izin kerja bagi 60 jenis profesi dijalani oleh ekspatriat itu.

Berdasarkan dokumen diperoleh Albalad.co, 60 jenis profesi dikhususkan bagi warga negara Saudi itu termasuk manajer sumber daya manusia, manajer personel, manajer administrasi, manajer pelatihan, manajer pembelian, direktur tenaga kerja, manajer hubungan industrial, manajer hubungan personel, karyawan administrasi, resepsionis, sekretaris, penagih utang, kasir, penjaga toko, petugas keamanan, tukang pos, pustakawan, pemandu wisata, dan penjual buku.

Saudisasi ini termasuk dalam Visi Arab Saudi 2030 bertujuan memberagamkan sumber pendapatan negara di luar minyak. Saudisasi juga buat memperluas lapangan kerja bagi generasi muda Saudi serta mendorong warganya bekerja di sektor swasta.

Program Saudisasi ini merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan atas pekerja asing. Cara lain sudah ditempuh adalah memberlakukan pajak bagi ekspatriat mesti dibayar perusahaan dan pajak tanggungan orang dibebankan kepada tiap pekerja asing.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berhentikan 71 persen ekspatriat di sektor pemerintah

Tahun lalu, terdapat 60 ribu pekerja asing bekerja di sektor pemerintah.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Program Saudisasi di 12 sektor ritel dimulai 11 September

Program ini adalah mewajibkan 12 sektor ritel mempekerjakan warga negara Arab Saudi dan bukan lagi ekspatriat. Targetnya tidak lagi seratus persen tapi 70 persen.

Suasana Ibu Kota Sanaa, Yaman, sebelum serangan udara pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi. (zakariya dhaman/al-jazeera)

Puluhan ribu warga Yaman eksodus dari Arab Saudi

Terdapat dua juta warga Yaman di Arab Saudi menanggung kehidupan sepuluh juta anggota keluarganya di kampung halaman.

Seorang lelaki berdiri di depan kantor Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi. (Arab News)

Arab Saudi larang ekspatriat bekerja di 12 jenis gerai

Larangan ini merupakan bagian dari program Saudisasi.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

24 April 2019

TERSOHOR