bisnis

Kementerian Informasi Kuwait berhentikan semua konsultan asing

Pemerintah Kuwait menargetkan pekerjaan di semua sektor publik diisi warga Kuwait pada 2022.

19 Januari 2018 12:07

Menteri Informasi Kuwait Muhammad al-Jabri dikabarkan telah memberhentikan semua konsultan asing bekerja dengan lembaganya.

Mengutip sejumlah sumber, Kuwait Times melaporkan penyetopan kontrak terhadap seluruh konsltan asing di Kementerian Informasi itu lantaran Jabri meyakini jasa mereka tidak diperlukan lagi. Dia mengisyaratkan akan mengganti dengan konsultan warga negara Kuwait.

Pemberhentian semua konsultan asing di Kementerian Informasi Kuwait itu sejalan dengan kebijakan Kementerian Keuangan, meminta seluruh kementerian dan institusi pemerintah untuk mengurangi jumlah ekspatriat. Kementerian Keuangan telah meminta semua kementerian dan lembaga pemerintah menyerahkan daftar ekspatriat bakal diberhentikan untuk tahun anggaran mendatang, dimulai saban 1 April.

Pemerintah Kuwait menargetkan pekerjaan di semua sektor publik diisi warga Kuwait pada 2022.

Sektor perbankan juga diminta untuk mengurangi jumlah pekerja asing, sehingga warga negara Kuwait nantinya mendominasi.

CEO MUbadala Petroleum Bakhit al-Katiri. (Arabian Business)

Mubadala Petroleum kuasai 20 persen saham di dua ladang gas di Indonesia

Mubadala Petroleum akan menjadi operator terbesar di Blok Andaman I dan Blok Andaman Selatan

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.





comments powered by Disqus