bisnis

Filipina hentikan pengiriman tenaga kerja ke Kuwait

Lebih dari 250 ribu warga Filipina bekerja di Kuwait, kebanyakan menjadi pembantu.

21 Januari 2018 20:48

Filipina Jumat lalu memutuskan untuk menghentikan pengiriman tenaga kerja ke Kuwait. Kebijakan ini dikeluarkan sehari setelah Presiden Rodrigo Duterte bilang penganiayaan dan pelecehan seksual dilakukan oleh majikan memaksa sejumlah pembantu rumah tangga asal Filipina bunuh diri.

Duterte, begitu populer di kalangan para perantau Filipina, Kamis lalu mengatakan negaranya telah kehilangan empat perempuan di Kuwait lantaran pembantu rumah tangga itu bunuh diri karena mengalami pelecehan seksual. Dia mengaku mengetahui ada banyak kasus pelecehan seksual terhadap pekerja perempuan Filipina di Kuwait.

Duterte menekankan dirinya akan membahas persoalan ini dengan emir Kuwait agar segera dituntaskan.

Kementerian Luar Negeri Filipina memperkirakan ada lebih dari 250 ribu warga Filipina bekerja di Kuwait, kebanyakan menjadi pembantu. Jumlah pekerja Filipina dalam jumlah besar juga terdapat di Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Qatar.  

Wakil Menteri Luar Negeri Kuwait Khalid al-Jarallah menyatakan kaget sekaligus sedih terhadap pernyataan Duterte tersebut. Dia menjelaskan proses hukum akan dilakukan terhadap kasus bunuh diri empat pembantu asal Filipina itu.

Jarallah bilang terdapat lebih dari 170 ribu ekspatriat asal Filipina di Kuwait dan semuanya mendapat jaminan perlindungan hukum.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus