bisnis

Irak akan gandeng perusahaan Amerika untuk percepat produksi gas di Basrah

Ladang Nahr bin Umar, dioperasikan oleh perusahaan negara Basrah Oil, kini menghasilkan 40 ribu barel minyak sehari dan 25 ribu kaki kubik gas per hari.

22 Januari 2018 05:35

Irak hari ini dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman dengan Orion, perusahaan energi asal Amerika Serikat, untuk proyek eksploitasi gas di wilayah selatan negara itu.

Ladang Nahr bin Umar, dioperasikan oleh perusahaan negara Basrah Oil, kini menghasilkan 40 ribu barel minyak sehari dan 25 ribu kaki kubik gas per hari.

Melalui keterangan tertulis, Kementerian Perminyakan Irak bilang kerja sama dengan Orion itu untuk memprcepat eksploitasi gas di blok Nahr bin Umar, guna mengatasi kekurangan pasokan listrik di negara berpenduduk sekitar 35 juta orang itu.

Baghdad juga sudah lama mengadakan pembicaraan dengan Exxon dan sejumlah perusahaan dari Cina untuk meningkatkan produksi minyak di Nahr bin Umar.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus