bisnis

Arab Saudi akan bangun sembilan pabrik desalinasi senilai US$ 530 juta di Laut Merah

sembilan pabrik desalinasi ini akan memiliki kapasitas produksi 240 ribu meter kubik air per hari.

22 Januari 2018 07:42

Arab Saudi kemarin mengumumkan rencana membangun sembilan pabrik desalinasi di tepi Laut Merah.

Desalinasi adalah proses menghilangkan kadar garam berlebih dalam air laut untuk mendapatkan air dapat dikonsumsi binatang, tanaman, dan manusia. Proses ini kerap menghasilkan garam dapur sebagai hasil sampingan.

Melalui akun Twitternya, Menteri Lingkungan Hidup Arab Saudi Abdurrahman al-Fadhli bilang proyek ditargetkan selesai kurang dari 18 bulan ini diperkirakan menelan anggaran lebih dari dua miliar riyal (US$ 530 juta). Dia mengatakan sembilan pabrik desalinasi ini akan memiliki kapasitas produksi 240 ribu meter kubik air per hari.

Dia menambahkan proyek pembangunan sembilan pabrik desalinasi ini atas perintah Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz, untuk membantu perusahaan milik pemerintah Saudi Saline Water Conversion Corp (SWCC) meningkatkan efisiensi produksi serta mengurangi belanja operasional dan modal.

Namun Fadhli tidak menjelaskan mengenai pembiayaan untuk proyek itu.

Arab Saudi pada 2016 menyebutkan negara Kabah ini berencana menggunakan kemitraan pemerintah-swasta dengan menggandeng perusahaan-perusahaan lokal dan asing buat mendanai proyek-proyek infrastruktur.

Riyadh Agustus tahun lalu menyatakan bakal membangun kawasan wisata mewah di 50 pulau di Laut Merah. Tahap pertama dari proyek ini dijadwalkan rampung pada kuartal keempat 2022.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus