bisnis

ADNOC Distribution akan buka SPBU di Dubai dan Arab Saudi

ADNOC Distribution menguasai 67 persen pasar ritel bahan bakar di UEA.

25 Januari 2018 13:53

ADNOC Distribution, operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan toko swalayan asal Uni Emirat Arab (UEA), telah mengumumkan tahun ini akan membuka 13 SPBU baru, termasuk untuk pertama kali di Dubai dan Arab Saudi. 

Dari jumlah itu, tiga SPBU bakal dibuka di Dubai, sembilan SPBU di Abu Dhabi, Ajman, dan Fujairah, serta satu SPBU di Arab Saudi dengan sistem waralaba.

Sebagai tambahan, ADNOC juga bakal memperluas tiga SPBU sudah ada di Abu Dhabi.

Pembukaan 13 SPBU baru ini dilakukan setelah ADNOC Distribution berhasil meraup dana US$ 851 juta dari hasil penjualan sepuluh persen sahamnya di ADSE (Bursa Saham Abu Dhabi).

"Peningkatan layanan, pilihan, dan kenyamanan bagi pelanggan merupakan prioritas kami pada 2018, karena kami ingin menjadikan ADNOC Distribution menjadi perusahaan mengutamakan kinerja dan berorientasi pada komersial," kata pelaksana tugas CEO ADNOC Distribution Said Mubarak ar-Rasydi.

Dia menambahkan nilai investasi untuk masing-masing 13 SPBU tersebut akan  40 persen lebih murah ketimbang SPBU dibangun sebelumnya.

ADNOC Distribution menguasai 67 persen pasar ritel bahan bakar di UEA. Hingga akhir September tahun lalu, ADNOC memiliki 360 SPBU di seantero UEA. 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Todays Zaman)

Turki memulai lagi penerbangan kargo dengan Israel

Di hari sama pesawat kargo Israel mendarat di Istanbul, Erdogan mengecam rencana aneksasi wilayah Tepi Barat.

Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter/DXBMediaOffice)

70 persen perusahaan di Dubai terancam tutup gegara dampak Covid-19

Pertumbuhan ekonomi Dubai tahun lalu hanya 1,94 persen, paling rendah sejak krisis keuangan global pada 2008-2009.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Utang Arab Saudi melonjak 1.560 persen sejak Raja Salman berkuasa

Di akhir tahun lalu, utang negara Kabah itu mencapai Rp 2.719 triliun. Padahal sampai 2014, utang Saudi hanya Rp 175 triliun.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi borong saham Boeing, Citigroup, Disney, dan Facebook

PIF telah membeli saham seharga Rp 12,3 triliun di British Petroleum, Rp 10,6 triliun di Boeing, Rp 7,4 triliun di Walt Disney, serta saham senilai Rp 7,8 triliun di Citigroup dan Facebook.





comments powered by Disqus