bisnis

Saudi pakai uang damai dari tersangka korupsi buat dana kompensasi warga

Saudi juga mempunyai program bantuan uang tunai untuk 3,2 juta keluarga kelas menengah ke bawah

27 Januari 2018 17:58

Arab Saudi akan memakai uang damai dari para tersangka korupsi untuk membiayai dana kompensasi bagi warga negara kelas menengah ke bawah. 

Dalam wawancara khusus dengan stasiun televisi Al-Arabiya Rabu lalu di sela pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan menjelaskan paket kompensasi itu juga akan dibiayai oleh anggaran negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz awal bulan ini mengumumkan paket kompensasi senilai 50 miliar riyal (US$ 13,3 miliar), untuk meringankan beban warga negara Kabah itu akibat meningkatnya biaya hidup.

Dia memerintahkan pemberian hibah seribu riyal per bulan bagi seluruh pegawai negeri dan tentara selama setahun. Raja Salman juga menginstruksikan pemberian bonus lima ribu riyal kepada serdadu bertugas di daerah perbatasan dengan Yaman.

Pensiunan pegawai negeri dan tentara juga bakal memperoleh bonus 500 riyal sebulan selama setahun, di luar uang pensiun.

Dalam keputusannya Raja Salman menaikkan pula tunjangan sepuluh persen untuk semua pelajar Saudi. 

Saudi juga mempunyai program bantuan uang tunai untuk 3,2 juta keluarga kelas menengah ke bawah.

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.

Bank Sentral Kuwait. (Arabian Business)

Kuwait sahkan APBN dengan proyeksi defisit Rp 310 triliun

Cadangan devisa Kuwait saat ini berjumlah Rp 8.450 triliun.





comments powered by Disqus