bisnis

Arab Saudi larang ekspatriat bekerja di 12 jenis gerai

Larangan ini merupakan bagian dari program Saudisasi.

30 Januari 2018 15:10

Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi Ali al-Ghafis kemarin mengeluarkan kebijakan melarang ekspatriat bekerja di 12 jenis gerai atau toko. Aturan itu berlaku mulai September tahun ini.

Sebanyak 12 jenis gerai dilarang memiliki karyawan asing tersebut adalah toko jam tangan, kacamata, peralatan medis, listrik dan alat elektronik, suku cadang mobil, dealer mobil dan sepeda motor, bahan bangunan, karpet, perabotan rumah tangga dan perlengkapan kantor, pakaian anak dan pria, peralatan dapur, serta toko kue. 

Larangan ini merupakan bagian dari program Saudisasi untuk mendorong warga Saudi bekerja di sektor swasta dan memberi peluang kerja lebih luas bagi mereka.

Juru bicara KementerianTenaga Kerja Khalid Aba al-Khalil bilang larangan itu tidak berpengaruh pada nota kesepahaman telah ditandatangani dengan beragam provinsi, buat mengkhusus sejumlah sektor pekerjaan khusus bagi orang Saudi.

Dia menambahkan feminisasi toko juga bakal berlanjut, yakni mengkhususkan toko-toko menjual kebutuhan kaum hawa dilayani perempuan dengan pembeli juga harus wanita.

Feminisasi ini menyasar toko minyak wangi, tas, sepatu, stoking, dan pakaian perempuan.

Suasana Ibu Kota Sanaa, Yaman, sebelum serangan udara pasukan koalisi dipimpin Arab Saudi. (zakariya dhaman/al-jazeera)

Puluhan ribu warga Yaman eksodus dari Arab Saudi

Terdapat dua juta warga Yaman di Arab Saudi menanggung kehidupan sepuluh juta anggota keluarganya di kampung halaman.

Ekspatriat Indonesia diberhentikan dari Saudi Binladin Group berpose bareng Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel di Ibu Kota Riyadh. (KBRI Riyadh buat Albalad.co)

Arab Saudi tetapkan 60 profesi terlarang buat ekspatriat

Program Saudisasi ini merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan atas pekerja asing.

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel berpose bareng ekspatriat asal Indonesia telah diberhentikan oleh Saudi Binladin Group di Makkah. (KBRI Riyadh buat Albalad.co)

Arab Saudi bulan depan berlakukan pajak penghasilan 10 persen bagi ekspatriat

Kementerian Tenaga Kerja Arab Saudi akan menghentikan rekrutmen dan menyetop pembaruan izin kerja terhadap 60 jenis profesi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Jenis-jenis pajak berlaku di Arab Saudi

Mulai tahun depan, pajak terhadap ekspatriat di Arab Saudi bakal makin mencekik.





comments powered by Disqus