bisnis

Rusia dan Cina patungan buat beli saham Aramco

Aramco akan melakoni IPO di semeter kedua tahun ini. Itu diyakini bakal menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah karena diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar.

17 Februari 2018 18:15

Rusia dan Cina akan membiin dana patungan buat membeli saham Saudi Aramco saat IPO (penjualan saham perdana).

CEO the Russian Direct Investment Fund (RDIF) Kirill Dmitriev Rabu lalu bilang sejumlah bank dan grup perusahaan di Rusia tertarik untuk memborong saham Aramco, eksportir minyak terbesar di dunia.

"Kami melihat ada minat sangat besar untuk membeli saham Aramco ketika IPo dari investor Rusia dan Cina," kata Dmitriev kepada wartawan di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. "Kami percaya inveestasi itu sangat bagus."

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman tahun lalu menyebutkan Aramco, perusahaan nminyak dan gas milik pemerintah Saudi, akan melakoni IPO di semeter kedua tahun ini. Itu diyakini bakal menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah karena diperkirakan bisa meraup dana US$ 100 miliar.

Saudi dan Rusia, dua produsen minyak terbesar sejagat, tidak lagi bersaing. Keduanya terlibat dalam kesepakatan dicapai antara OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) dan produsen non-OPEC untuk mengurangi kuota produksi minyak sejumlah 1,8 juta barel sehari. Kesepakatan pemotongan produksi tersebut akan berlaku hingga akhir tahun ini.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco akan bikin pompa bensin

Aramco membatalkan rencana IPO sebesar lima persen, tadinya dijadwalkan di semester kedua tahun ini.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Aramco batalkan rencana IPO

Pangeran Muhammad menjelaskan IPO itu tadinya direncanakan pada semester kedua tahun ini.





comments powered by Disqus