bisnis

Arab Saudi perpanjang masa berlaku izin investasi asing jadi lima tahun

Sejak 1 Januari tahun ini, Saudi memberlakukan VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar lima persen, pajak atas ekspatriat, dan mencabut subsidi bahan bakar serta listrik.

27 Februari 2018 04:03

Arab Saudi memperpanjang masa berlaku izin investasi asing menjadi lima tahun, dari sebelumnya satu tahun.

Ibrahim as-Suwayil, wwakil gubernur urusan investasi di Badan Investasi Arab Saudi, bilang kebijakan itu untuk memperceoat perubahan ekonomi di negara Kabah tersebut.

"Para pejabat melihat ada efek positif terhadap investasi baru setelah aturan memotong waktu pengeluaran izin dari dua hari menjadi hanya empat jam," katanya melalui keterangan tertulis.

Lewat Visi 2030, Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman melakukan reformasi ekonomi untuk tidak lagi mengandalkan sumber pendapatan utama negara dari minyak.

Arab Saudi mulai memberlakukan pajak atas beragam barang dan jasa. Sejak 1 Januari tahun ini, Saudi memberlakukan VAT (pajak pertambahan nilai) sebesar lima persen, pajak atas ekspatriat, dan mencabut subsidi bahan bakar serta listrik.

Perusahaan minyak asing beroperasi di Irak. (Al-Jazeera)

Irak bisa jadi pemasok minyak terbesar ketiga di dunia pada 2030

Kapasitas produksi minyak Irak saat ini sebesar 4,6 juta barel per hari.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.





comments powered by Disqus