bisnis

Arab Saudi izinkan Air India rute Tel Aviv lewati wilayah udaranya

Dengan melintasi wilayah udara Arab Saudi, penerbangan rute Mumbai-Tel Aviv menghemat waktu lebih dari dua jam.

07 Maret 2018 11:50

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Senin lalu bilang Arab Saudi telah mengizinkan maskapai Air India melewati wilayah udaranya untuk rute baru dari dan menuju Ibu Kota Tel Aviv, Israel.

Hingga kini belum ada konfirmasi dari pejabat Arab Saudi atau Air India mengenai hal itu.

Netanyahu memberitahu hal ini saat memberikan keterangan pers kepada wartawan Israel menjelang pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih. 

"Air India telah menandatangani kesepakatan hari ini untuk terbang ke Israel melewati wilayah udara Arab Saudi," kata Netanyahu. Dia menambahkan dengan izin dari Arab Saudi itu membuat sama dengan waktu terbang antara Tel Aviv ke London.

Arab Saudi sampai sekarang tidak mengakui negara Zionis itu. Tapi izin diberikan bagi Air India menunjukkan sikap negara Kabah tersebut mulai sedikit mengendur terhadap Israel.

Dengan melintasi wilayah udara Arab Saudi, penerbangan rute Mumbai-Tel Aviv menghemat waktu lebih dari dua jam.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Standard & Poor prediksi Arab Saudi bebas dari defisit pada 2023

Arab Saudi mengalami defisit sejak harga minyak mentah global anjlok pada pertengahan 2014.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Pemerintah Arab Saudi ambil alih manajemen Binladin Group

Istidama memperoleh 36,22 persen saham Binladin Group dari tiga Bin Ladin bersaudara , yaitu Bakr, Saleh, dan Saad, ditangkap atas tudingan korupsi oleh komisi dipimpin oleh Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.





comments powered by Disqus