bisnis

ADNOC teken kontrak senilai Rp 20 triliun dengan Total

Total akan mendapat 20 persen saham di Ummu Syaif dan Nasr, serta lima persen saham di Lower Zakum.

19 Maret 2018 10:45

Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), perusahaan minyak kepunyaan pemerintah Uni Emirat Arab (UEA), kemarin mengumumkan pihaknya telah meneken kontrak kerjasama senilai US$ 1,45 miliar (Rp 20 triliun) dengan Total SA, perusahaan minyak asal Prancis.

Kedua perusahaan ini akan bekerja sama dalam mengelola tiga ladang minyak, yakni Ummu Syaif, Nasr, dan Lower Zakum.

Berdasarkan kontrak, Total akan mendapat 20 persen saham di Ummu Syaif dan Nasr, serta lima persen saham di Lower Zakum. ADNOC menyebutkan kontrak kerjasama ini berlaku 40 tahun.

Lower Zakum menghasilkan 450 ribu barel minyak sehari, sedangkan Ummu Syaif dan Nasr memproduksi 460 ribu barel minyak per hari, serta 500 juta kaki kubik gas saban hari.

CEO MUbadala Petroleum Bakhit al-Katiri. (Arabian Business)

Mubadala Petroleum kuasai 20 persen saham di dua ladang gas di Indonesia

Mubadala Petroleum akan menjadi operator terbesar di Blok Andaman I dan Blok Andaman Selatan

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.





comments powered by Disqus