bisnis

CNPC bayar Rp 16 triliun buat dapat konsesi ladang minyak di Abu Dhabi

CNPC melalui anak usahanya, PetroChina mendapat sepuluh persen saham di ladang minyak Ummu Syaif dan Nasr, serta sepuluh persen saham lagi di blok Lower Zakum.

22 Maret 2018 09:11

The China National Petroleum Corporation (CNPC), perusahaan minyak terbesar ketiga di dunia, telah mendapat konsesi pengelolaan ladang minyak di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), setelah menandatangani perjanjian kerjasama dengan  the Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC).

CNPC melalui anak usahanya, PetroChina mendapat sepuluh persen saham di ladang minyak Ummu Syaif dan Nasr, serta sepuluh persen saham lagi di blok Lower Zakum. Untuk memperoleh konsesi ini, CNPC menggelontorkan dana US$ 1,175 miliar (Rp 16,1 triliun).

Dalam keterangan tertulis, ADNOC menyebutkan kedua konsesi itu akan berlaku 40 tahun dan bakal dioperasikan oleh ADNOC Offshore.

Menurut CEO ADNOC Group Sultan Ahmad al-Jabir, perjanjian dengan CNPC ini merupakan langkah baru dari kemitraan berkembang pesat antara kedua perusahaan. "Kerjasama energi adalah aspek penting dalam hubungan antara UEA dan Cina, importi minyak nomr wahid sejagat serta pasar utama petrokimia dan produk-produk kami," katanya.

Produsen sekaligus pemasok minyak serta gas terbesar di Cina, CNPC melalui PetroChina menghasilakn 52 persen minyak dan 71 persen gas alam dari total produksi minyak dan gas negara Panda itu. CNPC juga melakukan ekplorasi dan produksi di lebih dari 30 negara, di Afrika, Asia tengah, Rusia, Amerika, Timur Tengah, dan Asia Pasifik.

Februari tahun lalu, CNPC menguasai delapan persen saham di ladang minyak darat di Abu Dhabi, dioperasikan oleh ADNOC Onshore. CNPC juga mendapat atah 40 persen saham di blok Al-Yasat, juga dengan ADNOC.

Chairman CNPC Wang Yilin mengaku senang dapat bekerja sama dengan ADNOC di tiga ladang minyak di Abu Dhabi itu. "Kesepakatan ini memperkuat hubungan kami dengan ADNOC serta membantu memenuhi kebutuhan energi Cina dan berkontribusi pada pencapaian optimalisasi aset portofolio dan laba PetroChina," ujarnya.  

ADNOC sebelumnya juga memberikan konsesi serupa kepada Total di ladang Ummu Syaif, Nasr, dan Lower Zakum.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

IPO Aramco dijadwalkan tahun depan

Waktu pelaksanaan IPO bergantung pada kondisi pasar, jumlah saham akan dilepas, dan pengambilalihan Aramco atas mayoritas saham perusahaan petrokimia SABIC dari PIF (Dana Investasi Pemerintah).

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco raup pendapatan bersih sebesar Rp 1.595 triliun

Total aset Aramco melonjak dari Rp 4.221 triliun pada 2017 menjadi Rp 5.152 triliun tahun lalu.

Ibu Kota Muskat, Oman. (marketingleader.om)

Oman akan berlakukan cukai rokok dan minuman beralkohol sebesar 100 persen

Pendapatan negara dari pajak atas produk-produk tidak sehat diperkirakan dapat mencapai Rp 3,7 triliun setahun.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi akan bikin perusahaan pengembang untuk Makkah dan Madinah

Jumlah jamaah umrah terbanyak tahun ini berasal dari Pakistan (1.590.731), disusul Indonesia (946.962), India (643.563), Mesir (535.861), dan Aljazair (364.707).





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

IPO Aramco dijadwalkan tahun depan

Waktu pelaksanaan IPO bergantung pada kondisi pasar, jumlah saham akan dilepas, dan pengambilalihan Aramco atas mayoritas saham perusahaan petrokimia SABIC dari PIF (Dana Investasi Pemerintah).

16 Juni 2019

TERSOHOR