bisnis

Ladang minyak baru ditemukan di Bahrain miliki cadangan 80 miliar barel

Blok Khalij al-Bahrain Basin diprediksi bisa menghasilkan 200 ribu barel minyak sehari

05 April 2018 05:39

Menteri Perminyakan Bahrain Syekh Muhammad bin Khalifah al-Khalifah kemarin mengumumkan ladang minyak baru ditemukan di pantai barat negara itu memiliki cadangan sekitar 80 miliar barel.

Selain itu, lanjut dia dalam jumpa pers di Ibu Kota Manama, Bahrain, lapangan minyak Khalij al-Bahrain Basin diperkirakan mengandung 10-20 triliun kaki kubik gas.

Blok Basin ini diprediksi bisa menghasilkan 200 ribu barel minyak sehari.

Angka itu setara dengan produksi minyak Bahrain saat ini, yakni 50 ribu barel dari Blok Bahrain dan 150 ribu barel lainnya dari lapangan Abu Safa, berbagi rata dengan Arab Saudi.

Yahya al-Ansari, manajer eksplorasi di Bahrain Petroleum, bilang Basin baru  bisa berproduksi paling cepat lima tahun mendatang.

Perusahaan minyak asing beroperasi di Irak. (Al-Jazeera)

Irak bisa jadi pemasok minyak terbesar ketiga di dunia pada 2030

Kapasitas produksi minyak Irak saat ini sebesar 4,6 juta barel per hari.

Menteri Keuangan Arab Saudi Muhammad al-Jadaan. (Arab News)

Arab Saudi raup surplus pertama sejak 2014

Naiknya harga minyak mentah global, penerapan pajak pertambahan nilai, dan pengurangan subsidi energi ikut membantu mengatasi defisit anggaran Arab Saudi.

Delegasi dari India tengah belajar teknologi pertanian di Israel. (embassies.gov.il)

Grup Djarum bangun 26 reservoir air berteknologi Israel di Sumba Timur

Eko Putro menekankan Djarum membeli teknologi Israel itu melalui Taiwan jadi bukan langsung ke Israel.

Tim eksplorasi Saudi Aramco. (saudiaramco.com)

Aramco perusahaan paling untung di dunia

Aramco meraup laba bersih Rp 1.581 triliun.





comments powered by Disqus