bisnis

Kuwait Airways hentikan penerbangan ke Beirut

Rabu pekan lalu, badan penerbangan sipil Eropa juga sudah mengeluarkan peringatan kepada seluruh maskapai beroperasi di kawasan Mediterania Timur dan Nikosia.

16 April 2018 04:12

Kuwait Airways telah mengumumkan pihaknya sudah menghentikan penerbangan rute Ibu Kota Beirut, Libanon, karena measalah keamanan.

Maskapai milik pemerintah Kuwait ini bilang keputusan itu diambil setelah mereka memperoleh peringatan serius dari pihak berwenang di Siprus.

Maskapai asal Libanon, Middle East Airlines, sebelumnya juga menyatakan telah mengubah sejumlah jalur penerbangannya lantaran perkembangan situasi keamanan antara Amerika Serikat dan Suriah.

Amerika bareng Inggris dan Prancis Sabtu pekan lalu menggempur tiga sasaran diduga sebagai fasilitas senjata kimia milik rezim Presiden Basyar al-Assad. Serangan udara itu sebagai jawaban atas dugaan serangan gas beracun di Duma, Suriah, menewaskan lebih dari 70 orang.

Rabu pekan lalu, badan penerbangan sipil Eropa juga sudah mengeluarkan peringatan kepada seluruh maskapai beroperasi di kawasan Mediterania Timur dan Nikosia, membentang mulai dari pantai selatan Turki hingga ke wilayah dekat daratan Mesir, Israel, Libanon, dan Suriah.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA tahun depan berlakukan cukai atas minuman mengandung gula dan rokok elektrik

UEA sudah menerapkan cukai atas produk merusak kesehatan dan lingkungan sejak 2017.

Bangunan terjangkung sejagat Burj Khalifah, berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tarif beriklan di dinding luar Burj Khalifah minimum Rp 970 juta

Huawei dan Walt Disney pernah beriklan di dinding luar Burj Khalifah.

Konglomerat Dubai, Khalaf al-Habtur. (Gulf Business)

Konglomerat Dubai minta larangan penggunaan Skype di UEA dicabut

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 668 triliun di semester pertama tahun ini

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.





comments powered by Disqus