bisnis

Kuwait pecat 3.108 pegawai asing

Pemerintah Kuwait berencana menjadikan beberapa sektor pemerintah hanya mempekerjakan warganya paling lambat pada 2022.

01 Mei 2018 07:56

Kuwait akan memberhentikan 3.108 pegawai asing bekerja di sektor pemerintah untuk tahun anggaran berjalan. Tahun anggaran di negara Arab Teluk ini berlaku saban 1 April hingga 31 Maret.

Rencana ini mengikuti instruksi dari Kementerian Keuangan Januari lalu meminta semua kementerian dan lembaga pemerintah menyiapkan daftar ekspatriat bakal dipecat.

Mengutip sejumlah sumber, Kuwait Times melaporkan 48 institusi pemerintah telah menyiapkan daftar berisi 3.108 staf asing akan diberhentikan untuk tahun anggaran 1 April 2018 sampai 31 Maret 2019. Pemecatan dilakukan mulai Juli mendatang.

Pemerintah Kuwait berencana menjadikan beberapa sektor pemerintah hanya mempekerjakan warganya paling lambat pada 2022.

Anggota parlemen Khalil as-Saleh bulan lalu bilang sekitar 80 ribu ekspatriat di sektor pemerintah akan diganti dengan warga Kuwait dalam lima tahun mendatang.

Pompa bensin di Arab Saudi. (Saudi Gazette)

Arab Saudi naikkan harga bensin

IMF pernah memperkirakan Saudi tidak lagi mengalami defisit pada 2023.

Ibu Kota Muskat, Oman. (Arabian Business)

IMF desak Oman segera berlakukan VAT

Defisit Oman tahun lalu diperkirakan sembilan persen, turun dari 13,9 persen pada 2017.

Presiden Bursa Berlian Israel Yoram Dvash berpose bareng Mufti Hamka, pengusaha dari Indonesia. (Israel Diamond Exchange)

Delegasi pebisnis Indonesia kunjungi Bursa Berlian Israel

Awal bulan ini, Presiden Bursa Berlian Dubai Ahmad bin Sulayim juga datang menghadiri pertemuan Forum Berlian Dunia sekaligus mengunjungi Bursa Berlian Israel.

Ibu Kota Kuwait City, Kuwait. (Gulf Business)

Dalam tujuh tahun, Kuwait akan kurangi 1,5 juta ekspatriat

Pemerintah Kuwait berencana mengurangi jumlah warga asing menjadi 25 persen dari total penduduk di negara Arab Teluk itu.





comments powered by Disqus