bisnis

Saudi Binladin Group akan kurangi staf dan berganti nama

Pemerintah Saudi sudah menguasai 35 persen saham dan mengambil alih manajemen di Binladin Group.

27 Mei 2018 13:19

Saudi Binladin Group, perusahaan konstruksi terbesar di Arab Saudi, bakal mengurangi jumlah karyawan dan berganti nama. Enam sumber mengetahui rencana itu mengungkapkan kebijakan itu ditempuh setelah pemerintah Saudi mengambil alih manajemen Binladin Group.

Itu merupakan langkah pertama dalam rencana restrukturisasi di Binladin group sehabis Riyadh menguasai 30 persen saham di perusahaan kepunyaan keluarga besar Usamah Bin ladin tersebut.

Binladin Group, berperan besar dalam proyek-proyek wisata dan infrastruktur di Arab Saudi, kini djalankan oleh komie beranggotakan lima orang ditunjuk oleh pemerintah.

Restrukturisasi ini termasuk pemberhentian ratusan karyawan untuk merampingkan unit usaha, berjumlah 500 sejak Binladin Group dibentuk pada 1931. Juga bakal dibikin perusahaan induk baru dengan nama baru, namun belum diketahui apakah pilihan nama sudah ada.

Binladin Group, pernah memiliki lebih dari seratus ribu staf, sedang dalam masa transfrmasi setelah sejumlah anggota keluarga Bin Ladin, termasuk Chairman Binladin Group Bakar Bin ladin, ditahan atas tudingan korupsi pada November tahun lalu.

Salah satu sumber bilang dari 537 unit itu akan ada yang dijual atau digabung.

Dua sumber lainnya menjelaskan perusahaan kontraktor, pemeliharaan, real estate, energi, teknologi mutakhir, dan bisnis investasi akan tetap memakai nama Saudi Binladin Group.

Sumber satu lagi mengatakan sebanyak 750 karyawan sudah diberitahu mereka akan dipecat bulan depan dan bakal memperoleh semua haknya.

Istana milik Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Tangier, Maroko. (Maghreb Daily News)

Puluhan ribu pekerja Binladin Group dikerahkan untuk bangun istana Raja Salman

Pembangunan istana itu selesai 1 Agustus lalu dan sudah digunakan Raja Salman buat liburan musim panas.

Logo Saudi Binladin Group. (Arab News)

Saudi Binladin Group bantah diambil alih oleh pemerintah Arab Saudi

Sejumlah pemilik saham sudah menyetujui penyelesaian perkara dengan memberi saham mereka kepada pemerintah.

Ilusstrasi soal Saudi Binladin Group. (Arab News)

Arab Saudi ambil alih Saudi Binladin Group

Penangkapan Abu Bakar Bin Ladin merupakan bagian dari upaya untuk merampas perusahaan keluarga tersebut.

Sebagian dari pekerja Inma, perusahaan subkontraktor Saudi Binladin Group, asal Indonesia bekerja sebagai pemulung kardus di Kota Jeddah, Arab Saudi. (Agus buat Albalad.co)

Pekerja Binladin Group asal Indonesia terima gaji lagi

Tunggakan gaji itu mulai dibayarkan bulan ini, tapi hanya dua bulan saja.





comments powered by Disqus