bisnis

Abramovich resmi jadi warga negara Israel

Setelah pindah ke Israel, Abramovich - berharta US$ 12,5 miliar versi media di Inggris - kini menjadi orang paling tajir di negara Zionis itu.

29 Mei 2018 01:08

Pemilik klub sepak bola Chelsea FC Roman Abramovich telah resmi menjadi warga negara Israel.

Kementerian Dalam Negeri Israel kemarin bilang lelaki 51 tahun itu mendarat hari itu di Bandar Udara Ben Gurion di Ibu Kota Tel Aviv. Abramovich juga telah menerima kartu identitas warga negara Israel. 

Sesuai Undang-undang Pulang, orang Yahudi dari seluruh dunia berhak tinggal dan menjadi warga negara Israel. 

Abramovich, warga negara Rusia berdarah Yahudi, memilih pindah ke Israel setelah Inggris tidak memperpanjang izin tinggalnya habis bulan lalu. Karena itu pula, dia tidak bisa menyaksikan laga final Piala FA antara Chelsea dan Manchester United, dimenangkan oleh klub dia beli pada 2003 dengan skor 1-0.

The Nativ Liaison Bureau, memfasilitasi kepindahan orang Yahudi dari negara-negara berbahasa Rusia, mengungkapkan Abramovich mengajukan permohonan pekan lalu. 

Seorang juru bicara the Nativ Liaison Bureau mengatakan Abramovich mengajukan permohonan imigrasi melalui Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Moskow, Rusia. "Setelah semua dokumen diperlukan diperiksa, dia memenuhi syarat," katanya kepada stasiun televisi Channel 10.

Abramovich bakal tinggal di sebuah rumah supermewah di kawasan Neve Tzedek, Tel Aviv. Mansion itu dia beli dari aktris Hollywood berpaspor Israel Gal Gadot.

Sebagai warga negara baru, dia bebas dari membayar pajak selama sepuluh tahun dan selama itu pula tidak perlu mengumumkan sumber pendapatannya. 

Setelah pindah ke Israel, Abramovich - berharta US$ 12,5 miliar versi media di Inggris - kini menjadi orang paling tajir di negara Zionis itu. 

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA tahun depan berlakukan cukai atas minuman mengandung gula dan rokok elektrik

UEA sudah menerapkan cukai atas produk merusak kesehatan dan lingkungan sejak 2017.

Bangunan terjangkung sejagat Burj Khalifah, berlokasi di Kota Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

Tarif beriklan di dinding luar Burj Khalifah minimum Rp 970 juta

Huawei dan Walt Disney pernah beriklan di dinding luar Burj Khalifah.

Konglomerat Dubai, Khalaf al-Habtur. (Gulf Business)

Konglomerat Dubai minta larangan penggunaan Skype di UEA dicabut

Al-Habtur September tahun lalu juga mendesak larangan pemakaian telepon WhatsApp di UEA dicabut.

Seorang teknisi tengah bertugas di sebuah fasilitas milik Saudi Aramco. (Twitter/@Saudi_Aramco)

Aramco raup pendapatan bersih Rp 668 triliun di semester pertama tahun ini

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman pernah bilang IPO Aramco akan dilakukan paling lambat tahun depan atau awal 2021.





comments powered by Disqus