bisnis

ADIA investor real estate terbesar sejagat

ADIA berhasil mengangkangi ABP dari Belanda (nilai aset US$ 48,1 miliar) dan Allianz asal Jerman (US$ 41,8 miliar).

06 Juni 2018 23:00

ADIA (Otoritas Investasi Abu Dhabi) menjadi investor real estate terbesar di dunia dengan nilai aset lebih dari US$ 62 miliar.

ADIA memuncaki daftar sepuluh investor properti terbesar sejagat menurut hasil penelitian dilansir Indosuez Wealth Management. Laporan itu investasi di sektor real estate berjumlah 7,5 persen dari total aset manajemen ADIA.

ADIA berhasil mengangkangi ABP dari Belanda (nilai aset US$ 48,1 miliar) dan Allianz asal Jerman (US$ 41,8 miliar).

Analis real estate senior Victoria Scalogne bilang para investor lembaga telah meningkatkan alokasi portofolio mereka ke investasi alternatif, termasuk real estate. "Lembaga-lembaga dana investasi asl Timur Tengah telah membantu memberagamkan perekonomian mereka dari minyak dan menanamkan modal di berbagai aset non-minyak," katanya.

Pasar Al-Jumaah di Ibu Kota Kairo, Mesir. (Tour Egypt)

Pasar makanan bekas marak di Mesir karena kemiskinan meningkat

Harga bahan pangan pokok, air, dan bahan bakar meroket beberapa tahun belakang setelah pemerintah menghapus subsidi dan memberlakukan VAT.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA kasih izin tinggal tetap bagi 6.800 investor asing

Tahun lalu, kabinet UEA juga menyetujui pemberian visa berlaku sepuluh tahun bagi warga asing mempunyai investasi senilai paling sedikit sepuluh juta dirham.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan terbitkan izin tinggal tetap bagi investor asing seharga Rp 3 miliar

Sedangkan izin tinggal berlaku setahun dan dapat diperbarui harganya SAR 100 ribu (Rp 387 juta).

Seorang warga Libya sedang memukuli boneka pemimpin negara itu Muammar al-Qaddafi di kompleks kediaman Qaddafi di Bab al-Aziziyah, Ibu Kota Tripoli, Libya, September 2011. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Libya hentikan operasi 40 perusahaan asing

40 perussahaan asing ini diberi waktu tiga bulan untuk mengajukan izin baru.





comments powered by Disqus