bisnis

Boeing tidak akan kirim 110 pesawat pesanan Iran

Nilainya sekitar US$ 20 miliar.

07 Juni 2018 04:21

Boeing menyatakan tidak akan mengirim 110 pesawat pesanan Iran setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump bulan lalu mengumumkan mundur dari kesepakatan soal nuklir Iran, dicapai di Ibu Kota Wina, Austria, pertengahan 2015.

Seorang juru bicara Boeing bilang keputusan Trump ini menyebabkan Boeing tidak lagi memiliki izin untuk menjual pesawat ke negara Mullah itu.

Boeing pada Desember 2016 mengumumkan kesepakatan untuk menjual 80 pesawat penumpang ke maskapai Iran Air, meliputi 15 Boeing 777-9 senilai US$ 6,13 miliar, 30 Boeing 737 MAX 8 (US$ 5,62 miliar), dan 15 Boeing 777-300ER (US$ 5,21 miliar).

Pada April tahun lalu, maskapai Aseman Airlines ikut memesan 30 Boeing 737 MAX seharga US$ 3 miliar.

Pesawat Aseman Airlines asal Iran. (Commons.Wikimedia)

Aseman Airlines asal Iran teken perjanjian final untuk membeli 30 Boeing 737

Total pesawat akan dibeli 60 senilai US$ 3 miliar.

Pesawat milik maskapai Iran Air di Bandar Udara Internasional Imam Khomeini di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran Air teken kontrak pembelian 20 ATR

Sesuai kesepakatan, IranAir juga bisa menambah lagi pesanan 20 pesawat ATR.

Pesawat Aseman Airlines. (Wikimedia Commons)

Maskapai Iran teken kontrak pembelian 30 pesawat Boeing seharga US$ 3 miliar

Uni Eropa Desember tahun lalu melarang Aseman terbang di wilayah udara mereka karena tidak memenuhi standar keamanan internasional.

Pesawat Iran Air, maskapai milik pemerintah Iran. (Arabian Business)

Iran terima pesawat pertama pesanan dari Airbus

Iran memesan sekitar 200 pesawat penumpang dari Airbus dan Boeing.





comments powered by Disqus

Rubrik bisnis Terbaru

Arab Saudi larang buruh bekerja saat siang

Teriknya surya membikin tiupan angin di sekitar lokasi tawaf membawa hawa panas terasa di wajah.

17 Juni 2018

TERSOHOR