bisnis

Aramco dan ADNOC patungan bangun kilang raksasa di India

Berkapasitas 1,2 juta liter sehari dan bernilai US$ 44 miliar.

27 Juni 2018 05:02

Saudi Arabian Oil Company (Saudi Aramco) dan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) telah bekerjasama membuat usaha patungan dengan tiga perusahaan minyak India untuk membangun sebuah kilang raksasa dan petrokimia di Ratnagiri, pantai barat India.

Proyek baru ini bernilai investasi US$ 44 miliar. Aramco dan ADNOC bakal menguasai 50 persen saham Ratnagiri Refining and Petrochemical Company Ltd dan setengahnya lagi kepunyaan konsorsium India, yakni Indian Oil Corporation Ltd. (IOCl), Bharat Petroleum Corporation Ltd. (BPCL), dan Hindustan Petroleum Corporation Ltd. (HPCL)..  

Lokasi kompleks petrokimia dan kilang minyak itu berada di Negara Bagian Maharashtra dan berjarak 346 kilometer dari Kota Mumbai. Kilang itu bakal berkapasitas 1,2 juta liter sehari dan diperkirakan dapat beroperasi mulai 2025.

Penandatanganan kerjasama itu dilakukan oleh CEO Aramco Amin Nasir dan Menteri Negara Uni Emirat Arab (UEA) sekaligus CEO ADNOC Group Sultan Ahmad al-Jabir.

Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional UEA Syekh Abdullah bilang kerjasama dalam pembangunan kilang itu kian memperkuat hubungan ketiga negara - UEA, Arab Saudi, dan India.

"Dengan berinvestasi di proyek ini, kami bisa meraih pertumbuhan ekonomi penting sekaligus menguasai salah satu pasar kilang dan petrokimia terbesar serta tercepat di dunia," kata Sultan Ahmad al-Jabir.

Amin Nasir mengakui proyek Ratnagiri akan memnuhi kebutuhan India atas produk minyak dan kimia. "Juga melayani tujuan-tujuan strategis dan para mitranya," ujarnya.

Seorang karyawan Saudi Aramco tengah bertugas. (saudiaramco.com)

Saudi temukan empat ladang minyak dan gas baru

Dari sumur nomor 2 di Ar-Risy, bisa memperoleh 4.452 barel minyak Arab Extra Light dan 3,2 juta kaki kubik gas per hari.

IPO Aramco. (Saudi Gazette)

Aramco akan jual surat utang untuk bayar dividen

Aramco mesti membayar dividen US$ 37,5 miliar untuk semester kedua tahun ini.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Laba Aramco di kuartal ketiga anjlok 44,6 persen

Aramco meraup untung Rp 171,5 triliun.

Para pejabat Saudi Aramco dan Tadawul (Bursa Saham Saudi) meluncurkan IPO Aramco di Tadawul di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Desember 2019. (Saudi Gazette)

Aramco akan kurangi belanja modal agar bisa bayar dividen dijanjikan

CEO Aramco Amin Nasir Ahad pekan lalu bilang belanja modal perusahaannya tahun ini dalam kisaran US$ 25-30 miliar.





comments powered by Disqus