bisnis

UEA gandeng Cina buat bangun lahan pertanian di gurun

Chongqing mungkin akan membangun pusat riset teknologi untuk menyuburkan gurun di Abu Dhabi.

08 Juli 2018 22:38

Sebuah perusahaan asal Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), telah menggandeng perusahaan dari Cina untuk membangun lahan pertanian di padang pasir. 

Mawarid Holding Company sudah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Chongqing Earthskin Eco-technology untuk menanam rumput, pepohonan, dan sayuran di tempat tertentu di padang pasir di tahun pertama kerjasama.

Proyek ini bertujuan membangun beragam industri pertanian di kawasan gurun telah , seperti dilansir kantor berita resmi WAM. Mawarid menyediakan lahan di gurun dan dananya, sedangkan Chongqing memasok teknologinya.

Chairman Mawarid Holding Company Abdul Jalil al-Baluki mengaku senang bissa menjalin kerjasama dengan Chongqing Earthskin. "Ini bakal menguntungkan generasi mendatang dan meningkatkan kualitas hidup," katanya.

Chongqing mungkin akan membangun pusat riset teknologi untuk menyuburkan gurun di Abu Dhabi.

 

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih. (Gulf Business)

Saudi akan kurangi produksi minyak jadi 9,8 juta barel bulan depan

Saudi akan menciptakan bisnis gas secara global.

Sejumlah pekerja membersihkan pelataran Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, 17 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Biaya haji tahun ini Rp 35,2 juta

Sama dengan ongkos haji tahun lalu.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

Perusahaan UEA beli tiga ton emas dari Venezuela

Pembelian itu dilakukan pada 21 Januari lalu.

Mata uang riyal Arab Saudi. (Arab News)

Bank sentral Saudi dan UEA akan bikin mata uang digital bersama

Mata uang digital diberi nama Abir itu rencananya keluar pada kuartal terakhir tahun ini.





comments powered by Disqus