bisnis

Arab Saudi berlakukan beleid kepailitan mulai bulan depan

Majid menambahkan penerapan akta kepailitan ini bertujuan memberdayakan peminjam dan melindungi hak-hak debitur.

13 Juli 2018 10:22

Seorang pejabat di Kementerian Perdagangan dan Investasi Arab Saudi mengungkapkan undang-undang akan mulai berlakukan pada 18 Agustus.

Beleid ini terdiri dari 231 pasal terangkum dalam 17 bab.

Pemerintah negara Kabah itu mulai merumuskan undang-undang tentang kepailitan sejak Februari lalu.

Sekretaris Jenderal Komite Kepailiatn di kementerian Perdagangan dan Investasi Majid ar-Rasyid bilang beleid itu bakal meningkatkan posisi Arab Saudi dalam daftar negara-negara untuk urusan kepailitan. Saudi  saat ini berada di peringkat 168 dari 190 negara.

Majid menambahkan penerapan akta kepailitan ini bertujuan memberdayakan peminjam dan melindungi hak-hak debitur.

Manfaat dari adanya undang-undang kepailitan adalah melakukan pembagian antara para kreditur atas kekayaan debitur oleh kurator, menghindari terjadinya sitaan terpisah oleh kreditur, dan diganti dengan sitaan bersama sehingga kekayaan debitur dapat dibagikan kepada semua kreditur sesuai hak masing-masing.

Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (visitabudhabi.ae)

UEA setop keluarkan visa bagi 13 negara muslim

Kebijakan ini keluar setelah UEA membina hubungan resmi dengan Israel.

Pesawat Flydubai, maskapai asal Dubai, Uni Emirat Arab. (Twitter)

Flydubai mulai layani rute Dubai-Tel Aviv hari ini

Dua maskapai Israel, El Al dan Israir, akan mulai membuka rute Dubai-Tel Aviv bulan depan. 

Kantor pemerintah Dubai, Uni Emirat Arab. (Arabian Business)

UEA izinkan orang asing miliki seratus persen saham perusahaan

Aturan itu merupakan bagian dari upaya negara Arab Teluk ini membuka ekonominya bagi semua warga negara asing.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Google akan pasang kabel Internet menghubungkan Arab Saudi dan Israel

Kabel fiber optik Saudi-Israel ini bagian dari proyek pembangunan jaringan Internet global baru dari India sampai Eropa. 





comments powered by Disqus